NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Penjabat (Pj) Bupati Sri Handoko Taruna tidak mau dilayani masyarakat. Dia menegaskan jika jabatannya sebagai Pj Bupati Nganjuk bukan untuk dilayani masyarakat tetapi sebaliknya. “Saya adalah kepala pelayan masyarakat dan kepala pengayom masyarakat,” ujar Mas Bupati Handoko kemarin.
Karena sebagai kepala pelayan dan pengayom masyarakat, Mas Bupati Handoko membuka pintu lebar-lebar kepada warga Kota Angin yang ingin menyampaikan keluhan dan usulan. Dia masuk grup-grup WhatsApp (WA) di masyarakat. Semua persoalan atau keluhan akan langsung ditindaklanjuti. Tentu saja skala prioritas dan ketersediaan anggaran juga jadi pertimbangan.
Mas Bupati Handoko mengatakan, sampai kemarin, keluhan masyarakat paling banyak adalah persoalan jalan rusak. Untuk itu, dia meminta kepada unit reaksi cepat (URC) segera menindaklanjuti jika ada jalan yang rusak. “Warga Nganjuk itu semua ingin cepat. Jadi, saya, pejabat dan semua ASN harus cepat menangani jika ada persoalan di masyarakat,” terangnya.
Alumni Smada Nganjuk tahun 1996 ini mengatakan, Nganjuk Smart City yang sudah dilauncing mantan Bupati Marhaen Djumadi harus dilanjutkan dan disempurnakan. Karena dengan Nganjuk Smart City maka komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah akan lancar. Tidak akan ada sumbatan. “Kemajuan teknologi ini yang harus kita manfaatkan untuk membuat Nganjuk Bangkit,” tandasnya.
Mas Bupati Handoko meminta agar ASN di Nganjuk tidak boleh berada di zona nyaman sekali. Ini berbahaya. Karena akan membuat ASN menjadi tidak berinovasi. Mereka akan menjalankan tugas hanya sebagai rutinitas. Padahal, ASN itu adalah pelayan masyarakat. Mereka harus membuat masyarakat merasa aman dan nyaman. “Saya sebagai Pj Bupati Nganjuk itu adalah kepala pelayan masyarakat dan kepala pengayom masyarakatnya,” tandasnya saat podcast dengan Jawa Pos Radar Kediri di halaman belakang pringgitan Pemkab Nganjuk kemarin sore.
Terpisah, Manajer Jawa Pos Radar Nganjuk Rully Prasetyo mengatakan, podcast dengan Mas Bupati Handoko bisa disaksikan di channel POCKER RADAR KEDIRI TV. Di podcast tersebut banyak gagasan dan motivasi dari orang nomor satu di Kota Angin tersebut untuk anak-anak muda Nganjuk. “Mas Bupati Handoko ini sangat menginspirasi anak muda di Nganjuk karena dia menjadi satu-satunya yang lulus STPDN pada 1996 dari Nganjuk, sukses di Jakarta dan akhirnya menjadi Pj Bupati Nganjuk,” ujarnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah