Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jelajah Desa Unik di Nganjuk: Keasrian Kampung Hilangkan Nama Sengkuni

Iqbal Syahroni • Kamis, 5 Oktober 2023 | 18:55 WIB

Photo
Photo

Kampung Sengkuni berada di tempat yang ekstrem. Akses jalan masuk ke tempat itu cukup curam. Kemiringannya sampai 50 derajat. Tidak hanya itu, lebar jalannya juga hanya tiga meter. Situasi ekstrem itu bisa terobati karena kampung ini masih terjaga keasriannya.

Desa Bendolo, Kecamatan Sawahan dikenal dengan keasriannya. Warga komitmen menjaga alam agar bisa memberi manfaat kepada warga. Salah satunya adalah merawat mata air. Itu yang membuat tanaman apapun bisa tumbuh dengan subur di sana.

Agar keindahan kam­pung tetap terawat, warga kampung mem­beri warna tempat tinggalnya dengan bunga hias. Taman itu mereka letakan mulai dari pintu masuk hingga ke pelosok kampung. “Kalau tanaman bunga itu sudah ditanami sekitar sepuluh tahun lalu,” ungkap Ketua Kampung Sengkuni, Parlan.

Bunga-bunga yang terus bermekaran itu bisa menutupi curamnya akses jalan menuju ke Kampung Sengkuni. warga dari luar kampung yang ingin ke Kampung Sengkuni harus memiliki keahlian berkendara dengan baik. Meski tempatnya ekstrem, pelancong akan disuguhi keasrian dari kampung tersebut. 

Baca Juga: Polres Nganjuk Buru Penusuk Banser NU Asal Prambon

Pria berusia 58 tahun itu mengatakan, bunga hias yang banyak ditanam dan tumbuh di desanya adalah  rosela, cantigi, andong, hingga lavender. Bunga itu bermekaran di kiri-kanan jalan. Dari ujung perbatasan jalan masuk setapak hingga di kebun warga. 

Selain bunga, warga juga menanam pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan. Misalnya kelapa, pisang, dan mangga. Semua tanaman itu tumbuh dengan subur. “Tumbuhan bisa tumbuh subur karena airnya mudah didapat. Banyaknya tumbuhan itu bisa mempercantik kampung,” ungkap bapak tiga anak itu. 

Parlan mengatakan bunga tersebut ditanami dan dirawat oleh seluruh warga. Selain mempercantik kampung menjadi lebih rindang. Menurut Parlan, yang menikmati tanaman itu tidak hanya mereka orang tua tetapi juga oleh dinikmati anak dan cucunya di masa mendatang.

 Keasrian Kampung Sengkuni bisa mengurangi rasa ngeri yang diciptakan dari nama Sengkuni itu sendiri. Sumber mata air yang mengalir dikampung itu bisa dimanfaatkan dengan baik. 

Bagi Parlan, kerindangan ini bisa menjadi nilai plus bagi warga sekitar juga. Selain untuk menarik para wisata­wan, branding Kampung Sengkuni ini punya daya tarik yang bagus bagi pengunjung dari luar.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kampung #Jelajah Desa #Sengkuni #desa unik