Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Polres Nganjuk Buru Penusuk Banser NU Asal Prambon

Iqbal Syahroni • Kamis, 5 Oktober 2023 | 18:41 WIB

Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Sudah empat hari kasus penusukan terhadap Sumarsono, banser asal Desa Sugihwaras, Prambon terjadi. Hingga kemarin, pelaku masih belum tertangkap. Satreskirm Polres Nganjuk masih memburu pelaku yang tidak lain adalah tetangganya sendiri.

Pelaku penusukan itu adalah Purnomo Kasidik, 34, yang rumahnya kurang dari satu kilometer dari kediaman korban. Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Fattah Meilana mengatakan, pengejaran terhadap pelaku dilakukan oleh tim gabungan dari Satreskrim Polres Nganjuk dan Polsek Prambon. “Setelah identitasnya terungkap kami sempat ke rumah terduga pelaku (Purnomo, Red) namun yang bersangkutan sudah tidak ada di rumah orang tuanya,” terang Fattah. 

Purnomo menghilang sejak insiden berdarah di Masjid Darus Sa’in pada Minggu (1/10) lalu. Akibat perbua­tannya polisi telah mene­tapkannya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Dia berharap pelaku bisa segera menyerahkan diri ke polisi. 

Atas kejadian tersebut, Fattah mengimbau kepada masyarakat agar tidak tersulut emosi. Jika ada yang mengetahui keberadaan pelaku diminta untuk segera melaporkan ke pihak berwajib. Untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Fattah juga menggandeng tokoh masyarakat di desa tersebut.  “Kami sudah mengamankan barang bukti pisau dan karpet masjid,” ujar Fattah.

Baca Juga: Ini Langkah Pj Bupati Nganjuk Atasi Harga Bawang Merah Anjlok

Sementara itu, Sumarsono saat ditemui wartawan koran ini di rumahnya mengaku sudah kondisinya sudah mulai membaik. Dia sempat dirawat di rumah sakit karena luka tusukan di pinggangnya harus dijahit. Atas kasus yang menimpa dirinya, lelaki berambut putih itu lebih sudah memaafkan Purnomo. 

“Untuk kasusnya saya pasrahkan semuanya ke polisi,” ucap bapak dua anak itu. Seperti diberitakan sebelumnya, Sumarsono pada kejadian itu sedang salat Isya di Masjid Darus Sa’in. Ketika itu dia berdiri di saf ke kedua di pojok paling utara masjid. 

Ketika rakaat kedua, saat membaca Alfatiha, Purnomo datang mendekati dirinya lalu menikam pinggang bagian kanan. Saat pisau itu mancep, Purnomo kabur ke luar masjid arah selatan dan menghilang di tengah sawah.

Warga sempat mengejarnya namun mereka kehilangan jejak. Salah satu saksi yang mengetahui pelaku adalah Aldi yang saat itu ikut mengejar Purnomo. Meski mengalami luka parah, Sumarsono selamat dari insiden yang mengerikan itu.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#penusuk #banser #ditusuk #lansia