NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Penjabat Bupati Sri Handoko Taruna tidak mau duduk manis di belakang meja. Baru sepuluh hari menjabat, Mas Bupati Handoko langsung terjun ke masyarakat.
Setelah melakukan operasi pasar beras murah, Mas Bupati Handoko mencarikan solusi petani berambang di Kota Angin. Karena Nganjuk adalah penghasil berambang nomor dua nasional setelah Kabupaten Brebes. Namun, saat panen raya seperti sekarang, harga berambang jeblok.
Kemarin harga berambang hanya Rp 14 ribu per kilogram di Pasar Sukomoro. “Petani berambang rugi jika harga jeblok saat panen raya seperti sekarang,” ujarnya saat ditemui di Pringgitan Pemkab Nganjuk kemarin.
Agar petani berambang tidak rugi, Mas Bupati Handoko berusaha membantu pemasaran. Hasilnya, dia menemukan jika Kabupaten Gresik adalah daerah yang membutuhkan berambang. “Inflasi di Kabupaten Gresik itu pemicu utamanya adalah berambang,” ungkapnya.
Untuk itu, sebagai win-win solution, Pemkab Nganjuk akan mengajak kerja sama Pemkab Gresik. Berambang dari petani Kota Angin akan dijual ke Kabupaten Gresik. Sehingga, harga berambang di Gresik tidak terlalu tinggi. Inflasi di sana bisa terkendala.
Baca Juga: Sebanyak 131 Honorer K1 Nganjuk Kebingungan, Kok Bisa?
Sementara untuk Kabupaten Nganjuk, petani berambang tidak akan mengalami kerugian. Harga berambang akan stabil. Karena stok dan permintaan menjadi seimbang. “Kami juga akan cari daerah-daerah lain di luar Nganjuk yang membutuhkan berambang agar masalah harga anjlok saat panen raya tidak terus terjadi,” ujar alumni SMAN 2 Nganjuk ini.
Mas Bupati Handoko mengatakan, sebagai aparatur sipil Negara (ASN) harus menjadi pelayan masyarakat. Bukan minta dilayani masyarakat. Karena itu, persoalan di masyarakat harus dicarikan solusi. Jangan sibuk dengan hal-hal yang tidak perlu. “Jangan rasan-rasan. ASN itu pelayan masyarakat,” ingatnya.
Lebih jauh, Mas Bupati Handoko juga memberi apresiasi kepada Jawa Pos Radar Nganjuk. Dia menilai jika berita di JP Radar Nganjuk sesuai dengan kaidah jurnalistik. “Beritanya sesuai fakta dan berimbang. Bagus beritanya,” ujarnya.
Karena hal itulah, Mas Bupati Handoko selalu mengkliping berita di Jawa Pos Radar Nganjuk. “Selalu saya kliping berita Jawa Pos Radar Nganjuk setiap hari,” ujarnya.
Terpisah, Manajer Jawa Pos Radar Nganjuk Rully Prasetyo mengucapkan terima kasih atas apresiasi Mas Bupati Handoko kepada Jawa Pos Radar Nganjuk. Media massa terbesar di Nganjuk Raya ini akan selalu berinovasi untuk memberikan berita yang eksklusif dan program-program terbaik untuk warga Kota Angin.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah