Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Polres Nganjuk Buru Pemilik Tiga Motor Tak Bertuan di Dekat Ladang Jagung di Pace

Iqbal Syahroni • Senin, 2 Oktober 2023 | 21:46 WIB

POLSEK PACE UNTUK JAWA POS RADAR NGANJU
POLSEK PACE UNTUK JAWA POS RADAR NGANJU

NGANJUK, JP Radar Nganjuk–
Polisi memburu pemilik tiga motor yang ditinggalkan tuannya di lahan sawah di Dusun Aditoya, Desa Jatigreges, Kecamatan Pace pada Jumat (29/9). Kemarin, polisi mencari pemilik motor itu dari Kecamatan Ngetos hingga ke Kecamatan Patianrowo.

Tiga motor itu diketahui berasal dari Kota Angin. Hanya saja polisi harus memastikan pemiliknya sudah berpindah tangan atau belum. “Kami masih melakukan penyelidikan,” ujar AKP Reo Anggar Pra­bowo, Kapolsek Pace. Karena itu, anggotanya kini masih berada di lapangan mencari pemilik kendaraan yang ditinggalkan di lahan jagung.

Tiga motor yang diamankan Posek PAce itu terdiri dari dua motor Honda Vario warna merah nomor polisi AG 5232 UN dan AG 4235 XZ. Dan satu lagi adalah Yamaha Jupiter Z nomor polisi AG 3381 WE.

Dari tiga kendaraan yang diamankan polisi itu, Honda Vario AG 5232 UN dan Jupiter-Z AG 3381 WE, nomor polisinya sudah mati sejak 2022 lalu. Sedangkan Honda Vario AG 4235 XZ berakhir tahun depan hingga September 2024.

“Tiga motor di lahan jagung warga di Desa Jatigreges itu telah meresahkan ma­syarakat,” ucap mantan Kanit Kamsel Satlantas Polres Nganjuk. Tiga motor tersebut diduga akan digunakan untuk membawa jagung hasil pencurian di Desa Jatigreges, Pace. Beruntung masyarakat di desa itu sigap hingga bisa menggagalkan aksi pelaku.

Reo mengimbau, ma­syarakat di Kecamatan Pace terus waspada. Apalagi saat ini sedang marak kasus pencurian jagung. Dia tidak ingin masyarakat abai dan lengah. Sehingga memberi peluang bagi para pelaku kejahatan beraksi di wilayahnya.

Untuk diketahui, tiga motor tersebut diamankan di lahan jagung pada Jumat (29/9) malam. Ketika itu, Warga Dusun Aditoya, Desa Jatigreges, Kecamatan Pace melihat ada enam orang yang berboncengan masuk ke lahan jagung milik Budi Maharsoyo, 62, yang sudah siap panen.

Masyarakat yang curiga mendatangi lokasi lahan jagung. Saat warga datang, keenam orang tersebut kabur meninggalkan tiga motornya yang diparkir di tepi sawah.Dua di bawah pohon pisang dan satu motor di bawah pohon jati.

“Kami tunggu dari jam 7 (malam, Red), sampai jam 1 dini hari (Sabtu (30/9), Red), pemiliknya tidak kunjung datang. Kalau mereka orang baik-baik atau penyuluh pertanian, harusnya dari jam 7 kembali mengambil motornya,” ujar Budi, pemilik lahan jagung yang didatangi orang tak dikenal.

Meski tidak ada jagung yang diangkut, Budi dan warga sekitar tetap waswas. “Kami juga harus ronda sampai malam jaga lahan, agar tidak dicuri,” tutup kakek yang memiliki lima cucu itu. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#polres nganjuk #motor #petani jagung #maling