NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono mempromosikan berbagai produk unggulan pertanian Kota Angin di tingkat nasional. Berbagai produk itu dibawa saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDI Perjuangan yang berlangsung di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.
Ada berbagai produk unggulan yang dipamerkan. Yaitu, bawang merah, beras premium, madu, hingga alat penangkap hama. Termasuk beberapa suvenir buatan UMKM lokal.
Tatit mengatakan, Kabupaten Nganjuk adalah daerah agraris. Sebagian besar penduduknya adalah petani. Bahkan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 30 persen disumbang dari pertanian. Bahkan, Nganjuk menjadi salah satu daerah penyangga pangan nasional.
Tidak heran jika banyak produk unggulan pertanian yang berasal dari Nganjuk. Agar produk itu semakin dikenal, pada momen Rakernas IV PDI Perjuangan, Tatit membawanya ke Ibu Kota. Kebetulan, di sana disediakan stan pameran sekaligus memperingati Hari Pertanian Nasional.
“Seperti yang kita tahu, Nganjuk adalah penghasil bawang merah terbesar kedua di Indonesia.
Nganjuk juga penghasil beras-beras berkualitas. Termasuk berbagai hasil pertanian lain. Produk-produk ini kita kenalkan lebih luas. Agar semakin dikenal dan percaya dengan produk petani Nganjuk,” ujar pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk ini.
Untuk diketahui, Rakernas IV PDI Perjuangan berlangsung selama tiga hari. Dimulai Jumat (29/9) dan berakhir kemarin. Acara dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo. Turut hadir para petinggi partai dari berbagai tingkatan. Tema Rakernas sendiri adalah ‘Kedaulatan Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat’.
Dari Nganjuk dihadiri oleh para anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Nganjuk. Termasuk para kader DPC PDI Perjuangan Nganjuk dan mantan Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah