NGANJUK, JP Radar Nganjuk– M. Arfan Alfarisi hanya memiliki berat badan 2,7 kilogram. Padahal, usianya sudah tiga bulan. Anak pertama dari Arif Mahmudin, 32 dan Siti Chasibah, 25, yang kini tinggal di Dusun Lumpangrenteng, Desa Kurungrejo, Kecamatan Prambon ini diduga mengalami kekurangan gizi. “Sejak lahir hanya naik 7 ons,” ungkap Siti Maslikah, 72, nenek Arfan, warga Desa Kurungrejo.
Sejak lahir, Arfan ikut orang tuanya di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Namun, karena berat badan bayi tidak kunjung naik drastis, akhirnya dia dibawa pulang ke Nganjuk. Kemudian, dirawat oleh neneknya.
Untuk penyebab sang bayi kurus, Maslikah menduga karena kurang gizi. Air susu ibu (ASI) Chasibah tidak keluar banyak. Sehingga, Arfan harus mendapatkan tambahan susu formula. Sayang, kondisi ekonomi keluarga mereka masuk kategori kurang mampu. Sehingga, hal itu sangat memberatkan mereka.
Selain badan Arfan yang kurus, Maslikah menduga jika sang bayi juga ada masalah kesehatan. Karena di kepala ada benjolan. “Ada dua benjolan di kepala bagian depan dan belakang,” ujarnya.
Rencananya, Arfan akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran, Kota Kediri. Karena dia saat lahir pada 14 Juli 2023 juga di sana. “Rencananya pakai Kartu Indonesia Sehat (KIS),” sambung Chasibah.
Baca Juga: Perempuan Asal Wates Tanjunganom Ini Terima Uang Pencairan Tol Kediri-Kertosono di Atas Kursi Roda
Kata Chasibah, Arfan memang lahir prematur. Saat itu, usia kandungannya masih delapan bulan. Sehingga, dia harus menjalani operasi caesar. “Saat lahir, berat badannya hanya 2 kilogram,” ungkapnya.
Sebenarnya, kata Chasibah, anaknya itu mau minum ASI dan susu formula. Sayang, ASI tidak lancar. Minumnya susu formula juga tidak banyak. Sehingga, berat badan Arfan hanya naik sekitar tujuh ons dalam tiga bulan. “Mudah-mudahan saja tidak ada apa-apa saat periksa di RSUD Gambiran nanti,” harapnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah