NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Sparkling Nganjuk Carnival (SNC) berlangsung semarak tadi malam. Acara yang digelar Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk ini menampilkan 230 peserta. Mereka berasal dari SMP, SMA, SMK, MA, dan umum. “Ada juga 13 peserta dari luar Kabupaten Nganjuk,” ujar Kepala Disporabudpar Kabupaten Nganjuk Sri Handariningsih.
13 peserta dari luar Kota Angin itu berasal dari Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kabupaten Madiun, Kota Blitar, Kota Surabaya, Malang, Kabupaten Jombang, Jember, Sidoarjo, Tuban, dan Lumajang.
Yang menarik, di SNC ini Puteri Indonesia Jawa Timur Berbakat 2023 Gloria Vincentia Riyadi juga tampil. Dia mengusung kostum dengan tema Kostum Nusantara. Gloria dan ratusan peserta itu berlenggak-lenggok mulai dari depan Stadion Anjuk Ladang-Jalan A. Yani Nganjuk dan finis di Alun-Alun Nganjuk. Jaraknya sekitar 2 kilometer. Sepanjang jalan, ribuan penonton mengabadikan penampilan mereka dengan kamera smartphone yang dimilikinya. Tak jarang, warga juga mengajak foto bersama. “Semoga dengan SNC ini banyak wisatawan berkunjung ke Kota Angin,” harap Handariningsih.
Sementara itu, peserta Sparkling Nganjuk sangat antusias tampil. Bilqis Azzahra, 14, dan Kirania Zengitta, 14 , keduanya siswi SMPN 2 Jatikalen sudah ready di depan Stadion Anjuk Ladang sejak pukul 18.00 WIB. ”Make up sejak pukul 10.30 WIB,” ungkap Bilqis.
Didampingi Waka Kesiswaan SMPN 2 Jatikalen, mereka senang bisa berpartisipasi di acara tersebut. Karena baru pertama kali ikut kegiatan yang levelnya se-Kabupaten Nganjuk. ”Kalau di tingkat kecamatan, sudah sering ikut,” imbuh Bilqis.
Sementara itu, dari tingkat SMA pun tak kalah semangat. Siti Dwi Ratna Wulan Sari, 17, tampil dengan kostum carnival bersayap di punggungnya. Ia sampai mendatangkan kostum tersebut dari Blitar.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah