NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Kabar Sri Handoko Taruna menjadi Penjabat (Pj) Bupati Nganjuk menjadi kenyataan. Kemarin, beredar kabar jika Handoko terpilih menjadi Pj Bupati Nganjuk. Direktur Kewaspadaan Nasional Ditjen Polpum Kemendagri Republik Indonesia ini dipilih Presiden Jokowi bersama 12 Pj kepala daerah di Jawa Timur.
Terpilihnya Handoko menjadi Pj Bupati Nganjuk, Bupati Marhaen Djumadi mengaku sudah mendengarnya. Dia juga memberi ucapan selamat. “Selamat dan sukses. Semoga program yang bagus-bagus tetap dilanjutkan,” ujarnya saat ditemui di STKIP PGRI Nganjuk kemarin.
Kang Marhaen menyadari bahwa setiap pemimpin mempunyai karakter dan style masing-masing. Selain itu, visi dan misi yang berbeda. Namun kembali lagi, dia mengingatkan bahwa masyarakat Nganjuk berangkat dari budaya yang bagus. Hal itulah yang menjadi perekat antara pemimpin dan masyarakat Nganjuk. “Siapapun Pj bupati itu tidak masalah. Asalkan bisa men-support masyarakat menjadi lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono mengaku belum menerima surat tembusan secara resmi dari Kemendagri RI terkait pemilihan Handoko sebagai Pj Bupati Nganjuk. Handoko merupakan salah satu dari tiga nama yang diusulkan DPRD menjadi Pj Bupati Nganjuk. Karena dia putra daerah. Dia adalah alumni SMAN 2 Nganjuk. Setelah lulus, dia masuk STPDN. “Informasi lisan maupun tembusan resmi dari kemendagri ke kami belum turun sampai sekarang,” ujarnya.
Karena itu, Tatit juga belum mengetahui kapan Handoko akan dilantik menjadi Pj Bupati. Padahal, masa jabatan Bupati Marhaen Djumadi akan berakhir hari ini. “Harusnya tanggal 24 September nanti Pj Bupati sudah harus dilantik,” ujarnya.
Sementara itu, Sri Handoko Taruna saat dikonfirmasi wartawan koran ini terkait namanya terpilih sebagai Pj Bupati Nganjuk mengaku siap jika memang dirinya diberi amanah dan perintah untuk memimpin Kota Angin. Karena Kabupaten Nganjuk juga menjadi kota kelahirannya. Sehingga dia bisa pulang kampung. “Di rumah sekarang ada Bapak dan kakak saya, jadi saya bersyukur jika memang saya dilantik jadi Pj Bupati Nganjuk,” ujar pria asal Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk itu.
Untuk pelantikan, Handoko mengatakan, kemungkinan dilaksanakan pada 24 September atau 25 September 2023. Kemungkinan di Gedung Grahadi Surabaya. “Nanti setelah dari Surabaya saya akan langsung ke Nganjuk,” ujarnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah