Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Inilah Sosok Parno, Lurahnya Warujayeng

rekian • Jumat, 22 September 2023 | 21:24 WIB

Photo
Photo

Parno baru saja diangkat sebagai Lurah Warujayeng. Dia dilantik pada Jumat (25/8) lalu di Pendapa KRT Sosrokoesoemo. Meski baru pertama kali mengemban amanah sebagai lurah, dia sudah punya bekal pengalaman yang cukup lama di kelurahan.

Lelaki yang memulai karir sebagai pegawai negeri sipil (PNS) pada 2009 lalu sudah mencicipi asam garam di pemerintahan. Sebelum menjadi PNS, Parno sempat dipercaya sebagai Sekretaris Kelurahan Ringinanom sejak 1995.

Adanya perubahan struktur pemerintahan desa menjadi kelurahan membuat dia tetap dipercaya sebagai Plt Sekretaris Kelurahan ­Ringinanom.

Saat itulah, lurah 56 tahun itu mendapat banyak pengalaman berharga untuk melayani masyarakat. “Kelurahan Ringinanom itu dekat dengan terminal bus. Banyak pendatang yang kos di sana,” kenang Parno. Untuk menjaga ketertiban lingkungan di kelurahan tersebut dia bersama dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa sering melakukan inspeksi ke tempat kosan.

Baca Juga: Jelajah Desa Unik di Nganjuk: Kampung Sengkuni Tempatnya Orang Usil di Nganjuk

Tujuan dari inspeksi itu adalah untuk mengidentifikasi pendatang serta mencegah terjadinya tindak kriminal. Di luar dugaannya, Parno bersama dengan rombongan petugas malah menemukan kasus perselingkuhan. Kosan dipakai untuk tempat tinggal simpanannya.

Masalah muncul karena istri sahnya tahu jika ada simpanan suaminya di kosan tersebut. Konflik keluarga pun tidak terelakan. Sebagai pelayan masyarakat, Parno punya andil besar untuk menyelesaikan masalah pereselingkuhan tersebut tanpa harus sampai ke sidang perceraian.

Kasus perselingkuhan itu tidak hanya terjadi sekali. Tapi berulang kali. Hampir setiap melakukan insepeksi ke kosan, selalu mendapatkan pasangan yang berselingkuh. Dia bersyukur, selama menjembatani konflik keluarga tidak ada yang kasusnya sampai ke perceraian. Semua diselesaikan dengan musyawarah.

Pengalaman itu di Ringinanom itu agaknya bisa terulang kembali di Warujayeng. Bekal yang mumpuni membuat lulusan S1 Hukum di Universitas Narotama Surabaya itu lebih percaya diri menjalani tugas sebagai Lurah Warujayeng.

Baca Juga: Agus Frihannedy Raih Penghargaan PHD Teraktif 2023

Dia berharap, bisa menjalani tugasnya dengan baik. Sehingga, apa yang dikerjakan dapat bermanfaat untuk masyarakat, khususnya di Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom. “Mohon doanya, semoga bisa memajukan dan mesejahterakan masyarakat Warujayeng,” tutupnya.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#warujayeng #pelantikan #lurah #kelurahan