Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono menjadi wakil rakyat yang selalu gerak cepat atau sat set. Setiap ada persoalan di masyarakat, Tatit selalu hadir. Tidak peduli, pagi, siang, atau malam. Dia akan datang ke lokasi untuk melihat langsung persoalan dan memberikan solusi.
“Kategori Wakil Rakyat Paling Sat Set jatuh pada Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono,” ujar Cacun Havana, MC di Jawa Pos Radar Nganjuk Awards 2023. Dengan tersenyum lebar dan diiringi tepuk tangan sekitar 100 tamu undangan yang hadir, Tatit berjalan menuju panggung. Dia menerima penghargaan dari Direktur Jawa Pos Radar Kediri Kurniawan Muhammad. “Selamat Pak Tatit,” ujar Kum-panggilan akrab Kurniawan Muhammad.
Menerima penghargaan tersebut, Tatit mengucapkan banyak terima kasih. Penghargaan tersebut sebagai apresiasi kepada dia sebagai pimpinan DPRD dan wakil rakyat. Karena sebagai wakil rakyat, Tatit harus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Tidak boleh hanya duduk manis di belakang meja. “Harus gerak cepat sebagai wakil rakyat itu,” tandas Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk ini.
Selama memimpin DPRD Kota Kediri, Tatit selalu mengajak semua wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya. Karena itu, semua anggota DPRD wajib melaksanakan reses di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Kemudian, hasil reses tersebut dibahas sebagai bahan masukan untuk pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk.
Selain itu, Tatit juga aktif ke lokasi yang terkena bencana alam, seperti jembatan putus diterjang banjir, balai kelurahan yang terkena angin putting beliung, hingga mendatangi rumah warga yang anaknya butuh perawatan. Karena bagi Tatit, amanah sebagai wakil rakyat itu harus dijalankan sebaik-baiknya. Dia ingin setiap persoalan di masyarakat ada solusinya. Karena itu, penggunaan APBD Kabupaten Nganjuk dan Peraturan Daerah (Perda) harus bermanfaat untuk masyarakat.