Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pabrik triplek di Desa Plimping, Kecamatan Kertosono terbakar. Api berkobar di halaman belakang pabrik. Limbah triplek yang berada di sana dilalap si jago merah. Membuat api berkobar dan asap mengepul sekitar pukul 12.25 WIB.
Melihat hal itu, warga ketakutan. Mereka khawatir api merembet ke bangunan pabrik. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk dan Polres Nganjuk dihubungi.
Beberapa menit kemudian, tiga mobil damkarmat dikerahkan untuk memadamkan api. Namun, api tetap berkobar. Water canon Polres Nganjuk pun diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah. Belasan personil damkarmat pun harus terjun untuk memadamkan api. Hingga pukul 17.20 WIB, api akhirnya berhasil dijinakkan. “Sekarang (pukul 17.20 WIB), api sudah padam dan sekarang proses pendinginan,” ujar Sekretaris Damkarmat Kabupaten Nganjuk Toni Soesanto di lokasi kejadian.
Beruntung, dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Karena saat api berkobar, semua karyawan keluar dari pabrik. Kemudian, api juga tidak menjalar ke bangunan pabrik. Aktivitas pabrik pun tidak terganggu. “Untuk penyebab kebakaran nanti polisi yang akan menangani,” ujar Toni.
Sementara itu, Kapolsek Kertosono Kompol Rahayu Rini mengatakan, polisi langsung membantu dengan menerjunkan water canon untuk memadamkan api. Karena tiga mobil damkarmat tidak mampu memadamkan api yang berkobar. Maklum, di sana, banyak tumpukan material yang mudah terbakar.
Terkait penyebab kebakaran, Rini mengaku, polisi masih melakukan penyelidikan. Pihaknya akan meminta keterangan dari saksi-saksi serta manajemen pabrik triplek. Barang bukti juga akan dikumpulkan. “Kami akan selidiki dulu asal apinya,” ujarnya.
Terkait kerugian, kapolsek berhijab ini mengatakan, belum bisa menentukan. Karena yang terbakar adalah limbah pabrik. Bentuknya berupa triplek yang tidak terpakai. Polisi juga perlu meminta keterangan ke pabrik terkait barang-barang apa saja yang terbakar. “Kami akan minta keterangan ke pihak pabrik,” ujarnya.