NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk menggelar pelatihan kompetensi kemarin. Kali ini kegiatan dilaksanakan untuk 40 orang calon tenaga kerja (canaker) PT Capglobal Industry International.
Pembukaan pelatihan berlangsung di aula Disnaker Kabupaten Nganjuk. Yang membuka pelatihan adalah Sekretaris Disnaker Kabupaten Nganjuk Nur Banra. Selain Nur Banra, pembukaan juga dihadiri para pejabat dan narasumber.
Yaitu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Nganjuk Judi Ernanto dan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Nganjuk Lilik Sulistyowati. Kemudian Kabid Penempatan Tenaga Kerja (Penta) Disnaker Kabupaten Nganjuk Ninuk Siwi Suharti dan perwakilan PT Capglobal Industry International juga hadir.
Dalam sambutannya Nur Banra menjelaskan, angka pengangguran terbuka di Kota Angin selalu bertambah. Salah satu faktornya adalah lulusnya pelajar tingkat SMA sederajat yang tidak melanjutkan ke bangku kuliah. Karena itu, disnaker berupaya menekan angka pengangguran dengan cara memberi pelatihan kompetensi.
Di sisi lain, industri mulai tumbuh di Nganjuk. Bahkan siap menyerap tenaga kerja lokal. Peluang itu yang ditangkap Disnaker Kabupaten Nganjuk dengan menggelar pelatihan berdasar klaster sesuai kebutuhan perusahaan.
“Dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini kami gunakan untuk melatih canaker agar mereka memiliki kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan. Sehingga ketika bekerja, bisa langsung optimal,” ujar Nur Banra mewakili Plt Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk Samsul Huda.
Nur Banra menambahkan, peserta akan mengikuti pelatihan selama sepuluh hari. Usai pembukaan di disnaker, peserta akan mengikuti pelatihan langsung di perusahaan. “Bisa langsung beradaptasi dengan situasi, lingkungan, maupun suasana perusahaan,” tandasnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah