Anjloknya harga bawang merah disebabkan karena produksi bawang merah terus meningkat. Terhitung sejak pertengahan bulan Juli 2023, stok bawang merah mulai membludak karena panen serentak di banyak kecamatan di Kabupaten Nganjuk.
Selama dua bulan sejak Juli lalu, panen bawang merah terus terjadi di beberapa tempat. Dalam satu minggu terakhir, Kecamatan Rejoso dan Kecamatan Gondang masih ada yang panen. “Saat ini, di Kecamatan Gondang paling banyak panen di Desa Karangsemi. Sedangkan di Desa Pandean sudah mulai panen juga lalu di Desa Nglinggo, dan Desa Sumberejo sedang persiapan,” ujar Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Gondang Suyatmi.
Ia mengatakan, tren harga turun pasti terjadi setiap tahun. Hanya saja, jika turunnya sampai menyentuh harga Rp 8 ribu per kilogram maka itu sudah sangat buruk. Petani pasti merasa terpukul dengan harga tersebut.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia Jawa Timur, Akat mengatakan, harus ada gerakan dari pemerintah kabupaten (pemkab) untuk mengatasi harga tersebut. “Turunnya sangat jauh. Jelas semua petani merasakan dampaknya,” imbuhnya.
Kepada wartawan koran ini, Akat menjelaskan penyebab anjloknya harga bawang merah dalam beberapa pekan terakhir. Di antarannya adalah disebabkan karena jadwal tanam dilaksanakan secara serentak. Karena itu, panennya dipastikan juga akan sama.
Makanya dalam dua bulan terakhir, dia memprediksi panen berambang di Kota Angin terus menerus terjadi di mana-mana. “Stoknya akan over. Jadinya supply dan demand tidak berimbang” imbuh lelaki asal Kecamatan Rejoso itu.
Sementara itu, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi juga sempat mengusulkan adanya koperasi untuk petani bawang merah di Kabupaten Nganjuk. Koperasi itu bertujuan untuk mendorong agar petani bawang merah bisa meningkatkan mutu pertaniannya.
“Peran koperasi ini bisa dimanfaatkan petani dalam masa panen raya. Apabila membutuhkan modal mereka juga bisa pinjam di koperasi tersebut,” kata Marhaen.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah