NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Nahas dialami Ririn Uhfatul, 23, dan Warsito, 25, suaminya. Pasutri asal Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom itu tertimpa pohon sonokeling saat di jalan Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom pada Minggu (27/8) lalu sekitar pukul 17.30. Ririn yang sedang hamil tua mengalami luka parah.
Pohon Sonokeling dengan ketinggian 6 meter dengan diameter 60 sentimeter itu membuat paha kirinya robek. Ibu muda itu sempat panik karena mengira darah yang bercucuran dari pahanya itu keluar dari perutnya. “Saya kira pendarahan,” aku Ririn kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.
Dia baru menyadari jika darah tersebut dari paha kiri setelah di Puskesmas Tanjunganom. “Perawat puskesmas yang bilang kalau lukanya dari paha bukan pendarahan,” ungkapnya. Karena lukanya cukup parah, Ririn terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Kertsono. Dia membutuhkan penanganan serius karena lukanya harus dijahit.
Baca Juga: Wow! Produksi Bawang Merah di Rejoso Nganjuk Bisa Surplus sampai Segini
Ririn merasa lega setelah bidan kandungan di RSD Kertosono memastikan kandungannya dalam kondisi sehat. “Belum di-USG (Ultrasonografi), tapi kata bidannya detak jantung (bayi di kandungan, Red) masih normal,” ungkap Ririn yang saat ditemui di rumahnya.
Dia dirawat keluarganya, dan saat ini hanya bisa berbaring dalam kondisi lemas dan badannya panas. Ririn terpaksa pulang lebih awal karena tidak ada kamar. Adapun suaminya, Warsito, yang juga dibawa ke RSD Kertosono masih harus mendapat peratawan rumah sakit.
Pria yang kerap disapa Ito itu juga mengalami luka di bagian kaki kanan. “Kakinya retak,” ucap Ririn. Selain menimpa kaki kanan, pohon Sonokeling juga menimpa mata kanannya. Hingga kemarin, mata kananya masih harus diperban.
Baca Juga: Ketua DPRD Tanamkan Semangat Patriotisme pada Generasi Muda
Untuk diketahui, persitiwa ini yang menimpa Ito dan Ririn terjadi saat keduanya berboncengan motor Honda Beat nopol L 4721 BH. Saat itu, keduanya hendak kembali kerja ke Gersik. Mereka baru saja berangkat dari rumah Sujanto, orang tua Ririn.
Sial ketika di Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom mereka kena musibah tertimpa pohon sonokeling. Selain Ito dan Ririn, ada korban lain. Yakni Sutikno, 44, warga Desa/Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.
Saat itu, Sutikno mengemudikan truk yang hendak pulang ke rumahnya di Kediri. Sopir truk itu mengalami luka di kepala akibat terkena pecahan kaca dari truk yang tertimpa batang pohon tersebut.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah