NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN) akan diawasi 24 jam. Pengawasan menggunakan kamera closed circuit television CCTV yang terpasang di puluhan titik. Mulai dari perempatan Ploso, Jalan Ahmad Yani, Taman Nyawiji hingga Alun-Alun Nganjuk. Total ada 21 CCTV yang dipasang. “Besok malam (malam ini, Red) kami launching KEN Digital,” ujarnya kemarin.
Dengan KEN Digital, warga bisa memantau kondisi 21 titik lewat CCTV secara real time. Sehingga, jika ada kejadian seperti kecelakaan atau kejahatan, akan langsung diketahui. Bisa langsung lapor polisi. “Ini untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” imbuh Marhaen.
Yang menarik, selain bisa mengakses CCTV, warga juga dapat menggunakan internet gratis. Ada fasilitas Wifi di KEN. Total ada tujuh titik Wifi. “Bisa diakses warga setelah dilaunching,” ujar Marhaen.
Baca Juga: Warga Minta Bunker Mojoduwur Ngetos Jadi Cagar Budaya
Bupati dari PDI Perjuangan ini mengatakan, Kabupaten Nganjuk berusaha menjadi Smart City. Karena itu, semua fasilitas di Nganjuk menuju digitalisasi. “Semua pelayanan publik sudah ke digital,” ujarnya.
Sementara itu, sejumlah warga yang ditemui wartawan koran ini mengaku baru mengetahui jika KEN akan dipantau CCTV 24 jam kemarin. “Lebih baik dan aman,” ujar Khoirul Wildan, 28, warga Kecamatan Nganjuk.
Dengan ada CCTV, Khoirul mengatakan, pelaku kejahatan akan berpikir dua kali jika ingin melakukan kejahatan di KEN. Karena wajah dan aksinya akan terpantau CCTV. Sehingga, akan mudah tertangkap polisi atau ditangkap warga.
Selain itu, jika terjadi kecelakaan atau kemacetan, CCTV tersebut bisa menjadi bukti. Siapa yang salah akan ketahuan. Kemudian, pelaku tidak bisa melarikan diri. Apalagi, KEN ini menjadi jujugan masyarakat luar Kota Angin.
Tidak itu saja, bagi remaja yang ingin berpacaran di Taman Nyawiji atau sepanjang KEN juga bisa dipantau. Ini bisa mencegah terjadinya perbuatan mesum di fasilitas publik. “Harusnya semua tempat public di Nganjuk juga dipasang CCTV,” ujar Khoirul.
Editor : Anwar Bahar Basalamah