NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Jalan Raya Nganjuk-Solo di Desa Bagorkulon, Kecamatan Bagor macet. Mengularnya kendaraan di jalan nasional itu disebab karena adanya pekerjaan di perlintasan kereta api kilometer 126+4/5 lintas Surabaya – Solo.
Kemacetan itu terjadi di depan bengkel milik M. Syahrul, 33, warga setempat. Dia mengatakan, menumpuknya kendaraan itu sudah terjadi sejak Senin (21/8). “Macet terus dari pagi,” keluh pria asal Desa Bagorkulon, Kecamatan Bagor. Pekerjaan perbaikan rel kereta api itu mulai beroperasi sejak pukul 08.00. Situasi kemacetan itu agaknya akan berlangsung lama.
Sebab, Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasional (Daop) 7 menargetkan pekerjaan selesai pada Rabu (30/8). Menurut Manager Humas PT KAI Daop 7 Supriyanto menjelaskan, pekerjaan di perlintasan rel kereta api itu untuk peningkatan keandalan jalur di wilayah Lecamatan Bagor.
Baca Juga: Komisioner KPU Nganjuk Jadi Ketua Bawaslu Kabupaten Nganjuk
Perlu ada perbaikan karena posisi rel keretanya semakin turun ke dalam jalan. “Ini bagian dari perawatan. Relnya diangkat agar sejajar dengan aspal,” ujar Suprityanto kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.
Karena pekerjaan itu, dia mengimbau agar masyarakat yang melintas di sana bisa berhati-hati. Sebab, pekerjaan dilaksanakan setiap hari dari pagi sampai 16.00. Perbaikan geometri dan penguatan jalur harus membongkar aspal yang ada di perlintasan.
“Setelah semuanya selesai dibongkar, nanti akan diaspal kembali,” terangnya. Pantauan wartawan koran ini, antrean kendaraan terus mengular dari pukul 11.00 hingga 15.00, kemarin. Kepadatan memanjang lebih dari satu kilometer. Terjadinya penumpukan di jalan nasional itu disebabkan karena petugas harus menerapkan sistem buka-tutup.
Baca Juga: Gara-Gara Ini, Petani di Gondang Ogah Tanam Padi
Kendaraan yang terpantau mengantre itu adalah bus, dump truk, hingga truk kontainer. Kendaraan angkutan berat itu berjejer dari arah barat dan timur. Kendaraan itu telah memperpanjang kemacetan di jalan nasional yang menghubungkan Nganjuk, Madiun, hingga ke Solo. Untuk menghindari kemacetan semakin runyam, di lokasi perbaikan rel kereta itu sudah disiapkan petugas kepolisian. Mereka berjaga untuk mengatur lalu lintas berrsama petugas PT KAI.