Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kerja Keras Tekan Stunting, Kundariana Raih Penghargaan

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 21 Agustus 2023 | 20:31 WIB

Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-
Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Nganjuk S. Kundariana meraih penghargaan dari Bupati Marhaen Djumadi. Karena atas peran dan dedikasinya dalam mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Nganjuk. Penghargaan tersebut diserahkan Kang Marhaen-panggilan akrab Marhaen Djumadi saat upacara HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di GOR Bung Karno. “Terima kasih banyak atas penghargaan yang diberikan,” ujar Kundariana kemarin.

Dalam penurunan angka stunting, Kundariana mengatakan, IBI bekerja keras dan paling aktif menekan angka stunting. Mereka sosialisasi tentang cara mencegah stunting dan bahaya stunting untuk anak. IBI terjun ke desa-desa di seluruh penjuru Kabupaten Nganjuk. “IBI juga punya program sedekah beras. Uang iuran dari anggota IBI, kami belikan beras untuk keluarga kurang mampu untuk menekan stunting,” ujarnya.

Selain itu, Kundariana yang juga Kabid Pembangunan Keluarga Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk mengatakan jika Dinas PPKB juga akan melaunching program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).

Baca Juga: Petani Berambang di Nganjuk Rekrut Warga Luar Desa untuk Ombyok dan Pitil

Launching dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 tingkat Kabupaten Nganjuk di halaman GOR Bung Karno hari ini. BAAS akan dilaunching langsung oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur Maria Ekawati dan Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Nafhan Tohawi dijadwalkan hadir. “Launching BAAS akan ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama,” ujarnya.

Kundariana mengatakan, BAAS adalah program yang mengajak para pemangku kepentingan ikut menekan angka prevelensi stunting. Sehingga, stunting dapat diatasi.

Sasaran BAAS adalah calon pengantin, ibu hamil, maupun bayi dua tahun stunting. Selain itu, balita di atas dua tahun yang stunting, maupun bayi dua tahun tidak stunting dari keluarga miskin namun berisiko stunting.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#bupati marhaen #bidan #stunting #IBI