Petani berambang di Kecamatan Gondang sama dengan petani di Kecamatan Sukomoro dan Wilangan. Mereka tidak mau ambil risiko untuk bibit berambang. Untuk bibit tanaman berambang yang dipilih saat musim tanam saat ini adalah Thailand-Nganjuk (Tajuk).
“Tajuk lebih cocok untuk ditanam di bulan Agustus,” ujar Mulyono, 42, petani bawang merah di Desa Ngujung, Kecamatan Gondang, kemarin. Tajuk yang bisa beradaptasi dengan cuaca dan suhu Nganjuk menjadi pilihan utama petani. Karena lebih tahan hama dan penyakit.
Ini berbeda dengan bibit berambang yang lain. Karena tidak mau risiko maka petani di Gondang memilih bibit berambang Tajuk. “Tajuk adalah pilihan yang tepat untuk musim kemarau,” ujar Mulyono.
Lalu bagaimana dengan musim hujan? Mulyono mengatakan, petani berambang di Kecamatan Gondang akan ganti menggunakan bibit berambang Bauji. Meski bawang merah Tajuk bisa hidup di dua musim di Indonesia tetapi risiko terkena hama lebih besar dibanding Bauji saat musim hujan. Selain itu, produktivitas bawang merah Tajuk tidak sebanyak Bauji. “Risiko menanam Tajuk lebih tinggi dibandingkan dengan Bauji saat musim hujan,” ujarnya.
Baca Juga: Pangkas Pengeluaran, The Carnival Nganjuk PHK 30 Karyawan
Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Gondang Suyatmi mengatakan bahwa petnai di Kecamatan Gondang menanam bibit berambang Tajuk dan Bauji di lahannya. Sebagian besar menanam Tajuk saat musim kemarau dan Bauji saat musim hujan. “Sedikit petani yang berani menanam Bauji saat musim kemarau seperti saat ini,” ujarnya.
Menurut Suyatmi, petani tetap menanam berambang saat musim hujan karena ingin mengejar keuntungan. Padahal, saat itu banyak hama dan penyakit menyerang. “Makanya beralih menggunakan Bauji untuk mendapatkan keuntungan di tanam musim ketiga atau akhir tahun,” ujarnya.
Kebiasaan menanam di musim hujan di akhir tahun ini karena banyak petani yang masih ingin mengejar profit. Apalagi, mendekati Bulan Suci Ramadan. Saat ditanam pada bulan Desember 2022, panen terjadi di Februari hingga Maret 2023. Saat itu harga di pasaran sedang mengalami kenaikan karena menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah