NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Sekda Nur Solekan menyiapkan program prioritas untuk Kabupaten Nganjuk. Hal itu dilakukan karena Solekan berpeluang besar menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Nganjuk.
Dia berada di atas angin setelah diusulkan DPRD Kabupaten Nganjuk dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjadi Pj Bupati. Itu artinya, Solekan hanya tinggal menunggu persetujuan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia untuk melenggang ke kursi AG 1. “Ada tujuh program prioritas yang harus saya laksanakan jika terpilih menjadi Pj Bupati Nganjuk,” ujarnya.
Tujuh program prioritas tersebut adalah pengentasan kemiskinan ekstrem yang harus diselesaikan 2024 dan peningkatan kesejahteraan sosial. Kedua adalah peningkatan pelayanan kesehatan.
Ketiga, peningkatan investasi. Keempat, layanan infrastruktur dasar. Kelima, peningkatan kualitas pendidikan. Keenam, peningkatan stabilitas keamanan untuk tahun pemilu. Ketujuh adalah peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Baca Juga: TP PKK Nganjuk dan DLH Juara
Mantan kepala bapenda ini mengatakan, tujuh program prioritas itu menjadi bahasan serius saat rapat kerja Apeksi. Tujuannya agar para penjabat daerah mampu merumuskan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2025. Sekaligus, perumusan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Jadi intruksi dari presiden maupun gubernur, keberlanjutan pembangunan harus bisa digaransi oleh Pj di mana RPJMD nya sudah selesai di 2024, tetapi harus merumuskan pembangunan lengkap RKPD dan RAPBD tahun 2025. Oleh karena itu, Pj nanti harus mengerti dan memahami kondisi masyarakat Nganjuk,” tandas Solekan.
Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono berharap, Pj Bupati Nganjuk sesuai dengan usulanya. Dia ingin salah satu dari tiga nama yang diusulkan ke kemendagri dipilih.
Mereka adalah Solekan, Inspektur Inspektorat M. Yasin, dan Sri Handoko, pejabat dari kemendagri. “Kami ingin Pj Bupati Nganjuk adalah pejabat yang tahu Nganjuk sehingga tidak perlu adaptasi dan bisa melaksanakan program-program yang telah berjalan,” ujarnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah