Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Polres Nganjuk Sediakan Latihan di Lintasan Ujian SIM saat Sore

Iqbal Syahroni • Senin, 14 Agustus 2023 | 21:01 WIB

Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-
Berbagai cara dilakukan Satlantas Polres Nganjuk agar pemohon ujian surat izin mengemudi (SIM) C lulus. Setelah mengubah lintasan ujian praktik, satlantas mengizinkan pemohon untuk berlatih.

Lintasan ujian praktik SIM C dibuka untuk umum setelah jam operasional pelayanan SIM tutup. “Kami izinkan warga latihan hingga pukul 17.00 WIB,” ujar Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Achmat Rochan, kemarin.

Saat berlatih, warga tidak perlu takut. Tidak akan dimarahi petugas. Bahkan, petugas Satlantas Polres Nganjuk juga akan membantu mengawasi mereka berlatih. Karena itu, setiap hari, ada petugas yang berjaga di lintasan tersebut. “Bisa untuk latihan praktik mengendarai sepeda motor dan mengemudi mobil,” imbuh mantan Kasi Humas Polres Blitar ini.

Untuk latihan di lintasan praktik uji SIM, Rochan mengatakan, warga tidak dipungut biaya alias gratis. Bahkan, petugas siap membantu membimbing jika mengalami kesulitan. “Silakan datang dan berlatih kapan saja asalkan setelah jam operasional pelayanan SIM,” ujarnya..

Baca Juga: Seorang Nenek di Desa Pisang Patianrowo Tewas Terbakar di Dalam Rumahnya

Selain mengizinkan lintasan untuk latihan, satlantas juga memudahkan pelajar mendapatkan SIM C. Jika usianya sudah 17 tahun, mereka bisa mengajukan permohonan mendapatkan SIM C.

Untuk tes tidak dilaksanakan pagi hari. Namun, sore hari. Karena pelajar tersebut harus mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. “Untuk tes SIM bagi pelajar hanya setiap Rabu sore,” ujar Rochan.

Sementara itu, Dewi Ballo, 48, warga Kelurahan Kramat, Kecamatan Nganjuk mengatakan, setelah gagal dalam ujian praktik SIM C, dia akan kembali berlatih. Biasanya dia latihan sore hari dengan didampingi suami. “Saya punya waktu seminggu untuk latihan sebelum ujian lagi,” ujarnya.

Dewi mengatakan, kegagalan dalam ujian praktik SIM C karena dia tegang. Karena sebenarnya lintasan sudah lebih mudah dibandingkan sebelum diubah. “Sekarang sudah tidak ada lintasan angka 8. Jadi, lebih mudah sebenarnya,” ujarnya.

Baca Juga: KSPPS TAM Syariah Gandeng LazisNU Nganjuk Santuni Seribu Anak Yatim

Dewi berharap, saat ujian praktik minggu depan, dia bisa melaluinya dengan baik. Karena dia sangat berharap mendapatkan SIM C. Apalagi, dia sudah gagal sebanyak enam kali. “Mudah-mudahan minggu depan berhasil,” harapnya. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#perlintasan #ujian praktek sim #pembuatan sim #sim c