Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Khusus Pelajar, Polres Nganjuk Menyediakan Waktu Sore Hari untuk Tes SIM

Iqbal Syahroni • Jumat, 11 Agustus 2023 | 20:29 WIB

 

Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk– Untuk menekan pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar, polisi mewajibkan mereka mengantongi SIM. Untuk mendapatkan SIM, syaratnya pelajar haruslah berusia minimal 17 tahun. Setelah itu, mereka wajib lulus ujian praktik dan teori.

Agar tidak mengganggu jam sekolah atau pelajar bolos, Satlantas Polres Nganjuk membuka layanan khusus. Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Achmat Rochan mengatakan, pelajar yang sudah memenuhi syarat mendapatkan SIM C bisa ikut ujian setiap Rabu sore.

“Kita buka khusus sore hari karena pagi mereka di sekolah,” ujar Rochan. Perwira balok tiga itu mengatakan, pelayanan itu untuk mempermudah pelajar mendapatkan SIM C. Rochan mengingatkan orang tua siswa agar tidak memberikan kendaraan bermotor bila anaknya belum cukup umur.

Baca Juga: Ini Sosok yang Menggantikan Fauzi Irwana di DPRD Kabupaten Nganjuk

Pelajar yang diperbolehkan mengendarai sepeda motor adalah mereka yang sudah dinyatakan lulus ujian praktik dan teori SIM C. Perwira balok tiga di pundak itu berkomitmen untuk menjaga keselamatan pengendara.

Jika anaknya belum lulus ujian praktik dan teori untuk mendapat SIM maka orang tua harus tetap bersabar. Tidak terburu-buru memberikan kendaraan bermotor kepada anaknya. “Harus diingat, tujuan dari ujian mendapatkan SIM ini agar pengendara lebih waspada dan berhati-hati di jalan. Tidak hanya mengutamakan keselamatan diri sendiri tapi juga orang lain,” ungkapnya.

Perjuangan sulitnya untuk mendapatkan SIM itu dirasakan Wahyu Nurmala, siswa SMKN 1 Nganjuk. Pelajar berusia 18 tahun itu mengaku sudah empat kali gagal ikut ujian praktik dan teori SIM C. “Alhamdulillah, yang kelima ini lulus,” ucapnya penuh semringah.

Baca Juga: The Carnival Nganjuk Tidak Berani Buka Malam Hari, Kok Bisa?

Dia lulus setelah berhasil melalui perlintasan baru. Dulu, dia gagal empat kali pada ujian praktik di perlintasan angka delapan. Setelah ada perubahan perlintasan, Nurmala mampu melewatinya dengan baik. Sebelum ujian praktik, dia telah latihan dan melakukan uji coba di perlintasan yang baru.

Pantauan Jawa Pos Radar Nganjuk, pada Rabu (9/8) sore kemarin, ada 13 pelajar yang bergiliran menunggu waktu ujian praktik. Mereka berasal dari Tanjunganom sampai Gondang. Dari belasan pelajar yang ikut ujian ada satu pelajar yang tidak lulus.

“Aku luali (lupa, Red). Harusnya di tanda rem itu mulai ngerem, bukan malah berhenti total,” pungkas Naldo Saputra, 17, pelajar dari SMAN Tanjunganom. Dari kegagalan itu, dia akan berusaha lebih keras lagi untuk ikut latihan.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#ujian sim #sim #pembuatan sim #sim c