Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tes Teori SIM Jadi Momok Pemohon, Ini Kata Kasatlantas Polres Nganjuk

Iqbal Syahroni • Kamis, 10 Agustus 2023 | 18:05 WIB

Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Perubahan lintasan uji praktik penerbitan SIM, legakan para pemohon. Pembaruan lintasan tersebut, cukup memudahkan pemohon SIM C bagi kendaraan roda dua. Namun, yang menjadi momok bagi para pemohon adalah tes teori. Saat ini justru banyak pemohon yang tidak lulus ujian tes teori.

Pantauan Jawa Pos Radar Nganjuk, tes teori tersebut menggunakan komputer. Dari 53 pemohon SIM di Satlantas Polres Nganjuk ada tujuh orang yang tidak lulus. Padahal, untuk tes praktik yang sebelumnya banyak gagal hanya ada sekitar empat peserta yang tidak lulus. “Minggu depan saya akan kembali lagi,” ujar M. Fahrizal, warga Kecamatan/Kabupaten Nganjuk yang gagal ikut ujian tulis, kemarin.

Pemuda 19 tahun itu mengaku, baru pertama kali ikut tes tulis. Karena gugup, dia mengerjakan tes dengan terburu-buru. Nilai ujiannya anjlok sehingga dinyatakan tidak lulus. Pemuda yang kerap disapa Rizal itu mengaku, baru mengetahui jika tes tulis itu sudah diberikan oleh petugas kepolisian. Semua soalnya bisa dilihat di internet. Namun, pemohon SIM yang baru banyak yang tidak tahu. Dan tidak terbiasa mengerjakan soal lewat komputer.

Baca Juga: Pengunjung Makin Sepi, Ini Jumlah Kerugian The Carnival Nganjuk

Sementara itu, Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Achmat Rochan mengaku, pihaknya sudah memberi sosialisasi terkait dengan tes tulis tersebut. “Bahkan, sebelum ikut tes kami imbau untuk belajar dari bank soal yang ada di lokasi satpas. Nanti di sana akan diarahkan oleh petugas jaga,” ungkap perwira balok tiga di pundak itu.

Mereka yang ingin belajar tes tulis uji SIM diperbolehkan sewaktu-waktu pada jam pelayanan. Jadi pemohon yang ingin belajar tes tulis tidak harus ikut tes di hari itu juga. Rochan optimistis angka kelulusan tes tulis SIM di Polres Nganjuk ini tetap tinggi. Dia menyebutkan, semua proses ujian SIM ini sudah dipermudah.

“Selama ini tercatat, yang lulus tes tulis ini mencapai 90 persen,” ungkap Rochan. Dia juga mengingatkan kepada pemohon jika gagal pada tes tulis, bisa kembali lagi untuk tes di hari berikutnya. Yang masih gagal, anggap saja sedang belajar.

Baca Juga: Ini Perjuangan Kades Cepoko Berbek saat Masih Kuliah

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah uji praktik dipermudah dengan mengubah perlintasan, jumlah kelulusan saat praktik mengalami peningkatan. Meski sudah diberi kemudahan, dia mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi lalu lintas dan mengutamakan keselamatan pengguna jalan lain. “Esensi dari uji praktik ini adalah agar pengendara selalu fokus keselamatan bagi seluruh pengguna jalan. Juga termasuk untuk dirinya sendiri,” pungkas Rochan.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#ujian praktek sim #pembuatan sim #Ujian Teori SIM #sim c