Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Perlintasam Kereta Api di Wilangan Nganjuk

Iqbal Syahroni • Kamis, 3 Agustus 2023 | 18:37 WIB

 

Barang bukti mobil Daihatsu Grand Max di Kantor Satlantas Polres Nganjuk, kemarin siang
Barang bukti mobil Daihatsu Grand Max di Kantor Satlantas Polres Nganjuk, kemarin siang

NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Kecelakaan beruntun terjadi di Desa Mancon, Kecamatan Wilangan dini hari kemarin. Peristiwa yang menggemparkan warga itu berada di lokasi perlintasan kereta api. Laka tersebut melibatkan tiga kendaraan. Beruntung usai tabrakan sekitar pukul 01.30, tidak ada KA yang melintas.

Kecelakaan itu dibenarkan KBO Lantas Polres Nganjuk Iptu Herry Buntoro. “Ada tiga kendaraan yang terlibat,” katanya. Kecelakaan tersebut disebabkan karena truk yang dikemudikan Maryadi, 46, warga Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan mengalami rem blong.

Informasi yang dihimpun koran ini, peristiwa nahas itu terjadi saat Maryadi yang mengemudikan truk bernomor polisi AD 8075 OA. Dia melaju dari arah barat. Sesampainya di lokasi tempat kejadian perkara (TKP), rem truk yang sejak awal bermasalah tiba-tiba blong.

Baca Juga: Berapa Buruh Ombyok Berambang Nganjuk? Ternyata Cuma Segini

Dia tidak bisa menurunkan kecepatannya. Dalam kondisi panik, Maryadi berusaha mengendalikan kemudinya. Upayanya sudah maksimal. Setir truknya dibanting ke kanan. Sial, di depannya ada truk bernomor polisi AE 8601 GE yang dikemudikan Sunarto, 45, warga Desa Buduran, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun.

Kecelakaan kedua truk itu tidak bisa dihindari. Braaak… bagian depan truk Maryadi menghantam truk yang dikemudikan Sunarto. Tidak berhenti disitu, pikap Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi AG 9319 PE menyeruduk truk yang dikemudikan Sunarto.

Mobil Gran Max yang dikemudikan Heri Purnomo, 33, warga Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang tidak bisa menghindar karena truk di depannya berhenti mendadak. Truk yang dikemudikan Sunarto dihantam dari depan dan belakang.

Baca Juga: Hujan Air Mata Warnai Kedatangan Jemaah Haji Kabupaten Nganjuk di Pendapa

“Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, pengemudi truk dan pikap hanya mengalami luka-luka,” terang perwira balok dua di pundak tersebut. Herry yang ditunjuk menjadi Plh Gakkum Satlantas mengatakan, Sebagian badan truk tyang dikemudikan Maryadi berada di atas rel KA.

Petugas lalu mendatangi lokasi kejadian lalu melakukan evakuasi. Truk tersebut bisa digeser sekitar pukul 03.00.

“Beruntung saat kejadian kecelakaan pukul 01.30 dinihari tadi (kemarin, Red), tidak ada kereta api yang melintas,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 7 Supriyanto.

Baca Juga: Pembangunan Tol Kediri-Kertosono Akan Dimulai Tahun 2024

Ia mengatakan, kecelakaan tersebut membuat lima kereta terlambat perjalanannya. Beberapa KA yang sempat tertunda perjalanannya adalah KA Bima dari Jakarta ke Surabaya. KA tersebut berhenti luar biasa di Stasiun Madiun. “Berhenti pada pukul 01.47, baru berangkat lagi pukul 03.16. Terlambat 94 menit,” imbuhnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#laka #Kecelakaan maut #laka kereta api #kecelakaan