NGANJUK, JP Radar Nganjuk - DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nganjuk menggelar tasyakuran dalam rangka peringatan hari lahir (harlah) ke 25, Jumat (28/7). Tasyakuran berlangsung sederhana dengan menyantuni 30 anak yatim.
Selain santunan, PKB juga menggelar tahlil, kirim doa, dan tumpengan sebagai wujud syukur. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Nganjuk, jajaran pengurus DPC, PAC, hingga bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dan kader partai.
Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Nganjuk H. Ulum Basthomi mengatakan, peringatan harlah tahun ini terasa istimewa. Karena bertepatan dengan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU). Terlebih lagi, jatuh pada bulan Muharram.
“Alhamdulillah bisa berbagi dengan anak-anak yatim. Insya Allah PKB selalu istiqomah memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kami juga turut merayakan Satu Abad NU, karena partai ini lahir dari NU,” kata Ulum pada acara yang berlangsung di Graha Gus Dur DPC PKB Nganjuk itu.
Lebih lanjut Ulum mengatakan, kegiatan serupa juga digelar di beberapa titik. Yang menyelenggarakan adalah para anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Nganjuk di daerah pemilihan masing-masing.
Ulum menyebut kegiatan tersebut juga dalam rangka memupuk kekompakkan dan soliditas mesin partai. Apalagi pemilihan umum semakin dekat. “Insya Allah dengan kekompakkan seluruh elemen partai, 15 kursi DPRD yang kami targetkan akan terpenuhi,” tambahnya.
Untuk diketahui, pada acara tersebut turut dihadiri Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Ketua Tanfidziyah PCNU Nganjuk KH Moh. Hasyim Afandi. Kedua tokoh tersebut mendapat potongan tumpeng dari Ulum.
Turut hadir Ketua Dewan Mustasyar DPC PKB Nganjuk KH Abdul Wachid Badrus. Mantan Wakil Bupati Nganjuk itu didaulat memberi tausiyah di sela acara. Gus Wachid -sapaan akrab Wachid Badrus memanjatkan doa supaya PKB maupun NU semakin bisa memberi manfaat bagi masyarakat. “Insya Allah diijabah,” pungkas Gus Wachid.
Editor : Anwar Bahar Basalamah