Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kekeringan! BPBD Kabupaten Nganjuk Dropping Air ke Ngepung, Lengkong

Iqbal Syahroni • Jumat, 21 Juli 2023 | 18:06 WIB

 

Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-
Ancaman kekeringan akhirnya menjadi kenyataan kemarin. Desa Ngepung, Kecamatan Lengkong mengalaminya. Sehingga, Badan Kabupaten Nganjuk melakukan dropping air bersih ke dua dusun di Desa Ngepung. Yaitu, Dusun Jomblang dan Sendanggogor. Dua truk tanki dikerahkan. “Kami dropping 10 ribu liter air bersih ke dua dusun tersebut,” ujar Kalaksa BPBD Nganjuk Abdul Wakid kemarin.

Saat truk tanki berisi air bersih tiba, warga di dua dusun langsung antre. Mereka membawa jeriken, bak dan timba. Antrean panjang pun terjadi. Hanya dalam waktu satu jam, dua truk tanki berisi masing-masing 5.000 liter air bersih itu ludes.

Wakid mengatakan, sebenarnya, belum ada surat permohonan dropping air bersih ke BPBD. Namun, pihaknya bergerak cepat. Hal ini setelah petugas BPBD mengecek kondisi sumur warga. Banyak sumur yang mengering. Agar kebutuhan air bersih tetap terpenuhi maka dropping pun dilaksanakan.

Mantan Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk itu mengatakan, karena kebutuhan air bersih masih tinggi dan hujan belum turun maka hari ini dropping air bersih kembali dilaksanakan. Selain mengirim air bersih, BPBD juga akan membawa tendon dan jeriken. Ini sesuai dengan permintaan Kepala Desa Ngepung.

Terpisah, Suparjo, 62, warga Desa Ngepung mengatakan, jika warga setempat mengalami kesulitan air bersih sejak bulan lalu. Banyak sumur warga yang kering. Karena itu, dia dan warga mengaku bersyukur BPBD melaksanakan dropping air bersih. “Kami sudah menunggu kiriman air bersih,” ujarnya.

Suparjo mengatakan, agar air bersih bisa dinikmati semua warga maka mereka tidak mau serakah. Air bersih tersebut dibagi rata. Mereka hanya mengambil air bersih sesuai dengan kebutuhannya. “Biar semua dapat air bersih,” ujarnya.

Menurut Suparjo, kekeringan di Desa Ngepung hampir selalu terjadi saat musim kemarau. Karena itu, warga sudah terbiasa mengalami kesulitan mendapatkan air bersih jika musim kemarau panjang. “Langganan kekeringan di sini,” keluhnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kekeringan #air #Kekeringan Air #air bersih