Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tujuh Desa di Kabupaten Nganjuk Rawan Kesulitan Air Bersih, Mana Saja?

Iqbal Syahroni • Senin, 26 Juni 2023 | 21:07 WIB

Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Tujuh desa di Kabupaten Nganjuk terancam mengalami kekeringan. Tujuh desa itu berada di Kecamatan Lengkong dan Jatikalen. Di Kecamatan Lengkong ada empat desa, yaitu Desa Ngepung, Prayungan, Pinggir, dan Sumbersono. Kemudian, tiga desa di Kecamatan Jatikalen, yaitu
Desa Pule, Pulowetan, dan Dawuhan. “Tujuh desa itu selalu mengalami kekeringan saat musim kemarau,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk Abdul Wakid.

Setiap musim kemarau, tujuh desa sering melaporkan mengalami kekeringan. Mereka kesulitan mendapatkan air bersih. Makanya, petugas sudah menyiapkan untuk pengiriman air bersih ketika dibutuhkan. "Sewaktu-waktu jika dibutuhkan, kami akan dropping air bersih," ujarnya.

Mantan Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk itu mengatakan, sampai kemarin, belum ada laporan dari tujuh desa itu mengalami kekurangan air bersih. Namun, dia meminta anggota BPBD selalu siaga. Salah satunya untuk persiapan pengiriman air ke lokasi. “Kami siapkan tandon dan truk tanki air juga kami bersihkan berkala,” terangnya.

Baca Juga: Wow! Ini Jumlah Penjualan Brambang Nganjuk di Pasar Sukomoro dalam Sehari

Wakid mengatakan, pembersihan itu harus terus dilakukan. Agar air yang nantinya dimasukkan ke tanki truk tidak tercemar air yang lama. Sehingga, air yang dikirim adalah air bersih.

“Kami beli air dari PDAM. Pengiriman air bersih ke desa itu juga harus kami perhatikan, kadar bersihnya air harus setara dengan air yang bisa diminum. Jadi, bukan sekadar ambil air saja,” papar kepala BPBD asal Kecamatan Ngronggot itu.

Wakid menambahkan, ada sarana prasarana penunjang yang disiapkan. Yakni, 11 tandon dengan kapasitas masing-masing 2.200 liter, 270 jeriken dengan kapasitas 25 liter yang bisa diisi air bersih juga untuk pengirimannya.

Baca Juga: Belasan CJH Kabupaten Nganjuk Gabung Kelompok Terbang (Kloter) 88 Jawa Timur

“BPBD Kabupaten Nganjuk juga menyiapkan tandon di desa-desa tersebut. Ada 12 tandon dan 125 jeriken di Desa Ngepung, yang sering kekeringan. Lalu ada 2 tandon di Desa Pinggir, dan 1 tandon di Desa Pule,” ujarnya.

Sementara itu, dari hasil perkiraan cuaca BMKG Stasiun Juanda Surabaya, Kota Angin memang tidak ada tanda-tanda turun hujan sampai dua hari ke depan. Beberapa titik memang akan terjadi mendung saja. "Sesuai dengan ramalan cuaca sementara, memang tidak ada hujan," ujar Kepala Stasiun Geofisika III BMKG Kabupaten Nganjuk Sumber Harto.

Dia mengatakan, Kabupaten Nganjuk sudah memasuki musim kemarau sesuai dengan perhitungan BMKG.

Dari 20 kecamatan di Kabupaten Nganjuk, Harto mengatakan dalam satu minggu terakhir juga belum ada laporan hujan di satu wilayah. Hanya ada mendung. "Sampai minggu depan, cuaca akan cerah," pungkasnya.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kesulitan air bersih #kekeringan #cuaca #kemarau #air bersih