Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Wow! Ini Jumlah Penjualan Brambang Nganjuk di Pasar Sukomoro dalam Sehari

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 26 Juni 2023 | 20:36 WIB
TERSENYUM: Pedagang menimbang brambang di Pasar Sukomoro. Sehari bisa jual 30 ton.
TERSENYUM: Pedagang menimbang brambang di Pasar Sukomoro. Sehari bisa jual 30 ton.

Penjualan bawang merah di Pasar Sukomoro sangat tinggi. Karena pasar ini dikenal sebagai pasar grosir brambang. Penjualannya tidak satu kuintal atau dua kuintal. Namun, sudah menyentuh angka ton per hari.

"Sehari penjualan brambang bisa mencapai 30 ton di Pasar Sukomoro," ujar Kepala Pasar Sukomoro Agus Mardianto. Angka tersebut biasanya saat Kecamatan Sukomoro panen seperti sekarang. Rata-rata setiap hari, petani dan tengkulak yang setor brambang ke pedagang di Pasar Sukomoro sekitar 30 ton.

Namun, jika tidak musim panen, brambang yang dijual atau disetor ke pedagang di Pasar Sukomoro hanya belasan ton. Biasanya brambang tersebut berasal dari luar Nganjuk. “Rata-rata sekitar 18 ton per hari jika tidak musim panen raya,” ungkap Agus.

Meski stok brambang di Pasar Sukomo menembus 30 ton tetapi setiap hari selalu ludes. Sehingga, pedagang di sana tidak pernah bingung menjualnya. Setiap hari ratusan pembeli akan datang. Biasanya paling ramai sekitar pukul 12.00 WIB-13.00 WIB. Mereka akan kulakan brambang di Pasar Sukomoro. Karena di jam tersebut biasanya petani dan tengkulak sudah setor brambangnya ke pedagang di sana. “Setiap hari pedagang selalu kulakan brambang baru,” ujar Agus.

Hal senada diungkapkan Yuliana Purwaningsih, 38, pedagang asal Kelurahan/Kecamatan Sukomoro. Puluhan pedagang selalu kulakan brambang setiap hari. Karena brambang yang dikulak hari ini akan langsung dibeli oleh pembeli. “Muter terus uangnya,” ujarnya.

Untuk brambang yang dikulak itu berbeda antar pedagang. Jika memiliki modal besar maka dia akan kulakan brambang dalam jumlah banyak dan sebaliknya. Itu juga tergantung dari keberanian pedagang. Karena harga brambang setiap hari berbeda. Bahkan, bisa berganti dalam hitungan jam. “Kalau saya kulakan setiap hari hanya sekitar 10 karung atau enam kuintal,” ujar Yuliana. 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#ekonomi #brambang nganjuk #penjualan #pasar sukomoro