Optimisme itu disampaikan oleh General Manager (GM) PG Lestari M. Kholiq. Menurut Kholiq, tahun ini pabrik yang dia pimpin akan menggiling sebanyak 333,841 ribu ton tebu. Jumlah itu akan diproduksi menjadi 24.415 ribu ton gula.
“Insya Allah tahun ini PG Lestari bisa bangkit dan jaya seperti dahulu. Semoga giling tahun ini membawa berkah bagi kita semua. Bahan baku lancar sampai akhir giling,” ujar Kholiq pada acara di Graha Bima PG Lestari.
Tahun ini PG Lestari mengusung tema 'Dengan Semangat AKHLAK dan Kebersamaan Petani, Karyawan serta Stake Holder PG Lestari, Bersatu Meraih Sukses Giling Tahun 2023'. Tasyakuran sendiri berlangsung semarak. Acara diawali dengan parade drumband, kesenian jaranan, dan hadrah. Kemudian dilanjutkan prosesi manten tebu, santunan 40 anak yatim, tausiyah, dan pemotongan tumpeng.
Hadir dan menyaksikan berbagai prosesi itu, Kepala Divisi Tanaman SGN, Imam Cipto Suyitno, serta Bupati Marhaen Djumadi yang diwakili Kepala Disperindag Kabupaten Nganjuk Haris Jatmiko, serta ratusan tamu undangan.
Selain tasyakuran buka giling, PG Lestari juga menggelar berbagai kegiatan lain. Antara lain, taman hiburan rakyat yang sudah digelar sejak beberapa pekan lalu. Ada pula kejuaraan bulutangkis, jalan sehat, dan bakti sosial. Bakti sosial diisi penyerahan bantuan gula 5.004 kilogram (kg) sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PG Lestari kepada masyarakat sekitar pabrik.
TJSL diserahkan bagi lima warga di sekitar PG Lestari. Antara lain Desa Ngrombot, Patianrowo, Pakuncen, Rowomarto, dan Lestari. Selain itu, turut digelar penampilan kesenian jaranan, dan pagelaran wayang kulit. Rangkaian buka giling ditutup khotmil Alquran, istighotsah, dan salat malam pada Kamis (8/6). Editor : Anwar Bahar Basalamah