“Brambang Nganjuk itu rasanya mantap,” ujar Kepala Bank Jatim Cabang Nganjuk Wardoyo. Sebagai pencinta kuliner, Wardoyo mengaku sangat terkesan dengan brambang Kota Angin. Saat dibuat brambang goreng, sensasi kriuk dan gurihnya membuat lidah bergoyang. Ini karena kandungan air di brambang Nganjuk tidak terlalu banyak atau kurang. Pas. Jadi, saat dibuat brambang goreng, rasanya mantap.
Karena itu, saat memasak rawon, Wardoyo merasakan sensasi brambang goreng yang luar biasa. Apalagi, dia merupakan pencinta rawon. “Saya selalu memasak sendiri. Rawon adalah masakan yang paling banyak yang suka,” ujar banker asal Ngawi ini.
Melihat kualitas brambang Nganjuk yang luar biasa dan potensi produksinya, Wardoyo mendukung jika Brambang Kemenangan menjadi tagline di sektor pertanian. Orang akan lebih mengenal Nganjuk sebagai penghasil brambang kualitas istimewa dibandingkan Brebes, Jawa Tengah. Meski Brebes adalah penghasil brambang nomor satu tetapi brambang Nganjuk memiliki rasa yang mantap dan khas.
Wardoyo mengatakan, potensi brambang yang luar biasa itu menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat Kota Angin. Banyak orang terlibat dan menggantungkan hidupnya dari brambang. Sehingga, brambang perlu mendapatkan perhatian yang serius dari pemkab.
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk Muslim Harsoyo melalui
Kabid Perizinan Usaha Pertanian Agus Sulistiyono mengatakan, brambang Nganjuk memiliki rasa yang khas itu karena saat menanam, petani mengurangi pupuk unsur nitrogen. Hal itu membuat kadar air yang terkandung di dalam bawang merah hanya 24 persen.
Kemudian, setelah dipanen, petani tidak langsung menjualnya ke pasar. Namun, dijemur terlebih dulu. Butuh waktu sekitar seminggu untuk menjemurnya. Saat dijemur itu, daun brambang masih dibiarkan menempel. Ini karena petani Kota Angin masih berorientasi jika brambang tersebut akan dijadikan sebagai bibit. Sehingga, setiap rumah petani brambang selalu menyediakan sigiran jemuran brambang yang terbuat dari bambu. Biasanya, diletakkan di depan rumah petani atau tepi jalan raya. “Brambang kita jika diiris itu jadi tidak lembek,” ujar Agus.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah