Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kandang Ayam di Ngronggot Ludes Dilalap Api, Kerugiannya Miliaran

Anwar Bahar Basalamah • Rabu, 19 April 2023 | 17:43 WIB
MATIKAN API: Petugas Damkar Kabupaten Nganjuk sedang mematikan api di kandang ayam milik Badrun, di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, dinihari kemarin. (Foto: Damkar Nganjuk for JPRK)
MATIKAN API: Petugas Damkar Kabupaten Nganjuk sedang mematikan api di kandang ayam milik Badrun, di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, dinihari kemarin. (Foto: Damkar Nganjuk for JPRK)
NGANJUK, JP Radar Kediri- Apes nasib dialami Badrun, 55, warga Desa Betet, Kecamatan Ngronggot. Dia mengalami kerugian sekitar Rp 1,2 miliar. Karena kandang ayam miliknya terbakar kemarin.

Peristiwa yang menggemparkan warga Desa Betet itu terjadi sekitar pukul

01.15 WIB. Saat itu, anak-anak desa setempat sedang melakukan patrol untuk membangunkan orang makan sahur. Saat melintas di depan rumah Badrun, mereka kaget. Karena ada kobaran api di kandang. Seketika, anak-anak tersebut membangunkan Badrun dan berteriak. “Kebakaran… Kebarakan… Kebakaran,” teriaknya.

Sontak Badrun kaget. Dia terbangun. Kemudian, bersama anak-anak dan tetangga berusaha memadamkan api yang membakar kandangnya. Sayang, usaha tersebut tidak berhasil. Si jago merah malah mengamuk. Hingga akhirnya menjalar ke bangunan rumah.

Melihat hal itu, warga segera melapor ke Dinas Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan  (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk dan Polsek Ngronggot. “Kami segera ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan,” ujar Kepala Damkarmat Nganjuk Sujito kemarin.

Pemadaman langsung dilakukan. Petugas harus kerja keras. Karena di sekitar kandang banyak material yang mudah terbakar, seperti terpal dan bambu kering. Beruntung, setelah berjam-jam berusaha, akhirnya api berhasil dipadamkan. “Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini,” ujar Jito Damkar-panggilan akrab Sujito di Damkarmat Kabupaten Nganjuk ini.

Terkait penyebab kebakaran, Jito Damkar menduga karena korsleting listrik. Namun, untuk kepastiannya, pihaknya menyerahkan ke polisi. Karena kasus ini masih ditangani polisi. “Kerugiannya sekitar Rp 1,2 miliar,” ujarnya.

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#berita terkini #berita viral #berita terbaru #berita hari ini #radar nganjuk