Dari hasil sidak tersebut, Kang Marhaen mengatakan, stok kebutuhan pokok tergolong aman. Khususnya, selama Bulan Suci Ramadan dan jelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Bahkan harganya juga terjangkau. “Alhamdulillah harga relatif terkendali dan stok juga aman,” ujarnya.
Kepastian stok dan harga aman itu tidak lepas dari kerja keras Kang Marhaen dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk. Karena selama ini Kang Marhaen intensif menjalin koordinasi dengan kepala daerah lain di Jawa Timur.
Adapun masukan dari Gubernur Khofifah terkait ketersediaan stok beras medium, Kang Marhaen mengaku akan segera menindaklanjutinya. Sehingga, keberadaan beras medium di pasar terbesar di Kota Angin itu teratasi. “Akan segera kami tindak lanjuti. Dan kami akan terus memantau pergerakan harga kebutuhan pokok dari hari ke hari,” tandasnya.
Gubernur Khofifah hadir di Pasar Wage sekira pukul 10.00 WIB. Dia langsung disambut Kang Marhaen dan Sekda Nur Solekan. Setiba di pasar yang berada di Jalan A. Yani, Nganjuk Kota itu, Khofifah langsung bergerak masuk pasar. Gubernur wanita pertama Jawa Timur itu turut menyempatkan diri berdialog dengan para pedagang di Pasar Wage. Bahkan, tidak jarang Khofifah memborong dagangan yang dijajakan. Seperti, sayuran hingga buah-buahan.
“Alhamdulillah harga-harga di Pasar Wage ini masih di bawah harga eceran tertinggi (HET),” ujarnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah