“Untuk tahun ini ibadah paskah sudah tidak ada pembatasan lagi. Jadi lebih mudah,” ujar Pendeta Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Aditoya Desa Jatigreges, Pace Wawuk Kristian Wijaya saat ditemui wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk. Seperti yang diketahui, umat kristiani merayakan pekan suci Paskah sejak Minggu (2/4) lalu. Puncak ibadah Paskah ini sendiri akan berlangsung pada Minggu (9/4) besok.
Menurut Wijaya, ibadah Paskah kali ini dapat dilakukan tanpa pembatasan. Bagi jemaat yang ingin beribadah, mereka tidak lagi harus mendaftar beberapa hari sebelum ibadah dimulai. Praktis, hal ini menjadi berkah tersendiri bagi para jemaat di sana.
“Untuk kursi sudah tidak ada sekat atau pembatasan. Jadi tidak perlu mendaftar dulu,” terangnya.
Wijaya mengatakan, rangkaian ibadah dalam pekan suci Paskah sudah dimulai dengan normal di sana. Pada hari Minggu lalu, umat kristiani di GKJW Aditoya melakukan ibadah Minggu Palma. Ibadah tersebut merupakan pengingat jika seminggu ke depan telah masuk ke dalam pekan suci.
Ibadah lalu dilanjutkan pada Kamis (6/4) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, umat kristiani di sana melaksanakan ibadah Kamis Putih. Kemudian disambung dengan ibadah Jumat Agung yang berlangsung hari ini. Puncaknya, ibadah Paskah pada Minggu (9/4) besok.
Dalam ibadah Paskah tersebut, Wijaya mengatakan bahwa akan melakukan ibadah seperti pada hari minggu biasanya. “Untuk perayaan ibadah Paskah akan dilakukan pada Minggu sore sekitar pukul 17.00 WIB,” pungkas Wijaya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah