Dari 16 desa yang akan menggelar pilkades itu ada tiga desa yang berstatus Pilkades pergantian antar waktu (PAW). Yaitu, Desa Kedungmlaten dan Desa Banjardowo, keduanya ada di Kecamatan Lengkong. Kemudian, Desa Patihan, Kecamatan Loceret. "Kades di tiga desa itu meninggal dunia sebelum masa jabatannya habis. Jadi, pilkadesnya PAW," ujar Puguh.
Karena berstatus Pilkades PAW maka kades yang terpilih nanti hanya memiliki masa jabatan sisa dari kades yang meninggal dunia. Ini berbeda dengan pilkades murni. Yaitu, masa jabatan kades terpilih adalah enam tahun. "Kades PAW itu melanjutkan masa jabatan kades yang meninggal dunia," ungkap Puguh.
Sementara untuk 13 desa yang akan melaksanakan Pilkades murni adalah
Desa Sawahan dan Desa Bareng di Kecamatan Sawahan. Desa Blongko dan Desa Suru di Kecamatan Ngetos. Lalu, Desa Gempol dan Desa Kedungpadang di Kecamatan Rejoso.
Desa Sumberjo dan Desa Nglinggo di Kecamatan Gondang. Desa Munung dan Desa Pule di Kecamatan Jatikalen. Kemudian, Desa Pelem, Kecamatan Kertosono. Lalu dua terakhir adalah Desa Watudandang, Kecamatan Prambon dan Desa Sendangbumen, Kecamatan Berbek.
Menurut Puguh, Pilkades ke-13 desa tersebut dilakukan karena masa jabatan kades akan habis. Yaitu, pada 18 Mei 2023.
Karena itu, untuk pelantikan 13 kades terpilih dan 3 kades PAW akan dilaksanakan bersamaan pada 18 Mei. "Jadi pelantikan nanti setelah Hari Raya Idul Fitri," ujar mantan Camat Baron.
Berdasarkan pengamatan wartawan koran ini, pesta demokrasi di tingkat desa itu mulai terasa. Tahapan pilkades pun sudah dimulai. Di jalan juga sudah dipasang banner tentang pembukaan pendaftaran calon kepala desa. Seperti di jalan Desa Pelem, Kecamatan Kertosono. "Pilkades harus berlangsung aman dan lancar. Jaga Nganjuk tetap kondusif," pinta Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono.
Untuk itu, semua tahapan Pilkades murni maupun Pilkades PAW harus dijalankan dengan baik. Jangan sampai ada yang melanggar peraturan yang berlaku. "Jangan sampai melanggar hukum," ingat Pak Tatit-panggilan akrab Tatit Heru Tjahjono.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah