Dian Permana, 25, warga Desa Banaran, Kecamatan Kertosono mengaku penasaran dengan bentuk baru dari tugu tersebut. Bahkan, dia sempat menghentikan motornya sejenak untuk sekadar melihat dan mengamati.
“Penasaran bentuknya. Kemarin masih ditutupi paranet soalnya,” ujar Dian kemarin.
Pemuda yang hendak membeli sarapan tersebut menilai sudah ada perbedaan mencolok dari desain sebelumnya. Seperti adanya penambahan tulisan KERTOSONO dan penutup penyangga tugu tersebut. Penambahan siginifikan terlihat di pincuknya. Isinya sudah lebih lengkap. Ada nasi, sayuran, bumbu pecel, tahu, sate telur puyuh, dan rempeyek.
Menurut Dian, desain Tugu Nasi Pecel sekarang sudah lebih bagus dibandingkan sebelumnya. Bahkan, dia sempat menyempatkan waktu untuk memotret sebentar tugu tersebut. “Lumayan bisa dipajang jadi story WhatsApp (WA),” ucapnya.
Selain Dian, masih ada beberapa pengendara lain yang juga penasaran dengan tugu tersebut. Tak sedikit pengendara yang menyempatkan berhenti dan memperhatikan desain yang baru kali ini. Bahkan, ada seorang emak-emak yang selfie di depan tugu tersebut.
Sementara itu, Camat Kertosono Mashudi Nurul Huda mengaku senang dengan antusiasme yang mulai ditunjukkan oleh masyarakat. Karena dia berharap keberadaan tugu tersebut dapat menjadi ikon dan daya tarik masyarakat yang berkunjung ke Kertosono.
“Semoga nantinya juga dapat meningkatkan perekonomian warga. Terutama yang berjualan nasi pecel di Kertosono,” harapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk Subani mengatakan tugu ini masih dalam masa pemeliharaan pihak ketiga. Karena masa pemeliharaan selama enam bulan.
Subani mengajak masyarakat dapat ikut menjaga bersama tugu tersebut. Baik dari sisi keindahan maupun kebersihannya. Bukannya justru melakukan perusakan fasilitas umum (fasum) yang tersedia. “Sekarang masih dalam masa pemeliharaan. Kita semua wajib ikut menjaganya,” pintanya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah