Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Lindungi Buah Hati dengan Latihan Beladiri

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 6 Februari 2023 | 20:33 WIB
(Foto: Karen Wibi)
(Foto: Karen Wibi)
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Kasus pelecehan seksual pada anak membuat orang tua waswas. Untuk melindungi buah hati dari perbuatan keji tersebut, berbagai cara dilakukan. Salah satunya adalah dengan membekali sang anak dengan latihan beladiri. “Anak saya saya bekali latihan beladiri untuk menjaga diri,” ujar Tutik Setyowati, 31, warga Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Nganjuk.

Agar aman, latihan beladiri dilaksanakan di rumah. Meme-panggilan akrab Tutik Setyowati memilih menggunakan jasa pelatih beladiri prifat. Karena tidak bertujuan membuat kedua anaknya sebagai petinju profesional maka latihan dan intensitasnya tidak seberat latihan di sasana. “Hanya untuk jaga diri dari orang jahat,” ujarnya.

Beruntung,  M. Davin Sadad Razidan yang masih berusia 13 tahun dan Dinda Najmi Felicia Ramadhani yang berusia 11 tahun ternyata juga suka dengan latihan beoladiri. Mereka antusias berlatih. Pelatihnya adalah Aris Ibnu Khakim. Pukulan jab, uppercut, hook, dan kombinasi dilakukan dengan bertenaga saat latihan tinju.

Saat latihan itu, Meme dan suaminya juga tidak lepas tangan. Mereka selalu mendampingi. Kemudian, ada kamera closed circuit television (CCTV) yang mengawasi latihan tersebut. “Ngeri soalnya banyak kasus pelecehan seksual pada anak,” ujarnya.

Sementara itu, Aris mengatakan, latihan beladiri yang dilakukan Davin dan Dinda hanya bertujuan membela diri dan membuat tubuhnya sehat. Karena sebelum ikut latihan beladiri, mereka terlihat kurang bugar. “Awalnya mereka ini kelihatan ringkih,” ujarnya.

Saat berlatih beladiri, Aris selalu wanti-wanti kepada anak didiknya untuk menggunakan kemampuan beladiri untuk pamer. Apalagi, tawuran. “Jadikan bela diri ini sebagai pilihan terakhir untuk bertahan,” ingatnya.

Terpisah, Davin dan Dinda mengaku mempelajari empat beladiri. Yaitu, tinju, kick boxing, muay thai, dan sanda. “Biar bugar dan jaga diri saja,” ujar Dinda.

Kakak beradik ini sepakat tidak menggunakan ilmu beladiri yang dimilikinya untuk berkelahi atau tawuran. “Kami juga sudah diingatkan tidak boleh ita-itu,” ungkap Dinda.

 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#berita nganjuk hari ini #radar nganjuk #berita nganjuk terkini