Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Harus Komplet 99 Nama dan Urut

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 9 Januari 2023 | 22:37 WIB
WAJIB 99 NAMA: Warga mengecek nama-nama Allah di Tugu Asmaul Husna, Kelurahan Warujayeng kemarin. (Foto: Andhika Attar)
WAJIB 99 NAMA: Warga mengecek nama-nama Allah di Tugu Asmaul Husna, Kelurahan Warujayeng kemarin. (Foto: Andhika Attar)
TANJUNGANOM, JP Radar Nganjuk- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nganjuk angkat bicara terkait kekurangan lima nama di Tugu Asmaul Husna. Karena asmaul husna itu adalah 99 nama Allah yang paling baik dan bagus. Namun, saat wartawan koran ini menghitungnya pada Kamis sore (5/1), ternyata hanya ada 94 nama. Perinciannya, 10 rangka ditempeli 8 nama dengan huruf Arab. Sedangkan, dua rangka hanya ditempeli 7 nama. “Kalau kurang lima nama maka harus ditambah karena Asmaul Husna itu 99 nama Allah,” ujar Ketua PCNU Kabupaten Nganjuk KH Moh. Hasyim Afandi, kemarin.

Gus Hasyim mengatakan, Tugu Asmaul Husna di pertigaan Masjid Agung Nurul Huda, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom itu memiliki fungsi utama sebagai edukasi. Harapannya, orang yang melihat dan membaca nama-nama Allah di lingkaran yang menyerupai buah melon itu bisa mengenal dan menghafal asmaul husna. “Tugu Asmaul Husna itu tidak boleh dibangun untuk sekadar hiasan,” tandasnya.

Karena fungsinya sebagai edukasi, mantan anggota DPRD Kabupaten Nganjuk ini mengatakan, penyusunan nama-nama di Asmaul Husna harus urut. Bisa secara vertikal atau horizontal. Tidak boleh diacak. Sehingga, orang yang membacanya akan lebih mudah menghafal.

Selain itu, Gus Hasyim meminta agar 99 nama di Tugu Asmaul Husna juga dipasang artinya dalam bahasa Indonesia. Ini penting. Karena tidak semua warga mengerti arti bahasa Arab. Dengan ada terjemahan menggunakan bahasa Indonesia maka fungsi edukasi di Tugu Asmaul Husna akan benar-benar dirasakan manfaatnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk Subani mengatakan, kekurangan lima nama di Tugu Asmaul Husna tersebut akan dibahas dengan rekanan dan pengawas proyek. “Kami akan rapatkan dulu,” ujarnya.

Yang jelas, Subani berjanji akan meminta rekanan menambah kekurangan lima nama di Tugu Asmaul Husna. Sehingga, akan ada 99 nama Allah di tugu yang dibangun bersamaan dengan Tugu Nasi Pecel di Kecamatan Kertosono itu. Apalagi, tugu tersebut juga masih dalam masa pemeliharaan rekanan. Waktu perawatan adalah enam bulan. Segala bentuk kekurangan dan kerusakan masih tanggung jawab rekanan. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#update nganjuk #berita hangat #nganjuk viral #berita nganjuk hari ini #tugu asmaul husna #nganjuk news #nganjuk hits #berita nganjuk #nganjuk hari ini #tugu asmaul husna nganjuk #berita nganjuk viral #tugu nganjuk #nganjuk terkini #nganjuk info #radar nganjuk #nganjuk update #info nganjuk #berita nganjuk terkini