Karena yang sidak adalah Soca, Wicak mengaku tidak deg-degan. Justru, dia merasa senang. Karena dengan begitu, dia memiliki waktu bersama istri lebih lama. “Kerja juga tambah semangat jika ada istri di samping,” ungkapnya.
Selama hampir tiga tahun menjabat sebagai Lurah Begadung, Soca sering menggelar sidak. Dia tidak pernah memberitahu suaminya jika akan berkunjung ke kantor kelurahan. Ini dilakukan sebagai salah satu surprise atau kejutan.
Selain mendampingi suaminya, biasanya Soca dan Wicak akan membahas persoalan yang serius. Ini dilakukan agar kedua anak tidak mengetahui persoalan yang dihadapi pasangan suami istri (pasutri) yang telah lima tahun menikah ini. Sedangkan, jika di rumah, pasutri muda ini memilih untuk tidak membahas persoalan pekerjaan. “Kalau di rumah, kami sepakat hanya tentang keluarga,” ujar Wicak.
Sementara itu, Soca mengaku mengunjungi suaminya karena ada beberapa alasan. Mulai dari meminjam mobil untuk berbelanja hingga membahas persoalan. Karena saat di rumah, Soca dan suaminya sudah sepakat tidak membahas masalah pekerjaan atau hal lain, selain keluarga. “Sekalian untuk meningkatkan quality time,” ujarnya sambil tersenyum.
Bagi Soca, Wicak adalah suami yang pengertian. Lulusan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini tidak pernah mengekangnya. Dia diberi kebebasan untuk berkarir dan berbisnis. Karena itu, Soca juga memiliki usaha petshop di Kelurahan Kartoharjo, Kecamatan Nganjuk. Editor : Anwar Bahar Basalamah