“Kami mengoperasikan satu KA tambahan. Lalu ada empat KA tambahan lagi yang melintas di wilayah kami,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto kepada wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin.
KA tambahan tersebut untuk keberangkatan pada 22 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023. KA tambahan yang dimaksud adalah KA Brantas jurusan Blitar-Pasar Senen, KA Gajayana jurusan Malang-Gambir, dan KA Majapahit jurusan Malang-Pasar Senen.
Lalu ada lagi KA Malioboro Ekspress jurusan Malang-Jogjakarta dan KA Sancaka jurusan Surabaya Gubeng-Jogjakarta. “Pemesanan tiket bisa dimulai sejak 22 November,” ujar Supriyanto.
Dengan beroperasinya KA tambahan tersebut total tempat duduk yang tersedia untuk keberangkatan dari Daop 7 mencapai 34 ribu kursi. Namun, jika ditotal dengan semua KA tambahan yang melintas jumlahnya mencapai 220 ribu tempat duduk. “Rata-rata 14 ribu tempat duduk per harinya,” imbuh Supriyanto.
PT KAI sebelumnya mulai menjual tiket untuk keperluan libur Nataru mulai H-30 sebelum keberangkatan. Namun, pada periode libur Nataru kali ini pihaknya melakukan pergantian kebijakan. Yakni dengan mengubahnya menjadi H-45 sebelum keberangkatan.
“KAI memberikan peningkatan pelayanan dengan memberikan waktu yang lebih leluasa kepada calon pelanggan untuk merencanakan perjalanannya dengan kereta api pada masa libur Nataru jauh-jauh hari,” ungkap Supriyanto.
Untuk syarat naik kereta api sendiri, pihaknya masih menerapkan aturan sesuai ketentuan SE Kementerian Perhubungan Nomor 84 Tahun 2022. Yang mana pelanggan KA Jarak Jauh dengan usia 18 tahun ke atas wajib telah melakukan vaksinasi ketiga atau booster. Sedangkan, pelanggan usia 6-17 wajib telah melakukan vaksinasi kedua.
Supriyanto menegaskan, pihaknya akan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai ketentuan pemerintah. Sejak memasuki stasiun, pelanggan akan dicek suhu tubuh dan disediakan hand sanitizer. Begitu juga saat di dalam KA, bahkan titik-titik yang sering disentuh pelanggan dengan disinfektan.
Sementara itu, Elvira, 24, warga Tanjunganom mengaku memilih KA untuk liburan Nataru nanti karena merasa lebih aman dan nyaman. “Tidak mabuk perjalanan kalau naik KA,” ujarnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah