Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gapura Wilis untuk Menarik Wisatawan

Anwar Bahar Basalamah • Jumat, 25 November 2022 | 18:27 WIB
HARUS MEGAH: Desain Gapura Selingkar Wilis gabungkan banyak ikon di Kota Angin. Gapura ini sebagai pintu masuk wisata di Lereng Wilis. (Foto: Ilustrasi Afrizal)
HARUS MEGAH: Desain Gapura Selingkar Wilis gabungkan banyak ikon di Kota Angin. Gapura ini sebagai pintu masuk wisata di Lereng Wilis. (Foto: Ilustrasi Afrizal)
BERBEK, JP Radar Nganjuk­- Gapura­ Selingkar Wilis di Berbek bakal mengadopsi ikon, logo, hingga tempat wisata di Kota Angin. Salah satu yang paling menonjol adalah ornamen sayap di kedua kaki gapura. Konsep sayap ini diambil dari logo Kabupaten Nganjuk. “Sayapnya kita adopsi dari logo kabupaten. Kami buat sayapnya ada di kaki gapura,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo melalui Kasi Tata Bangunan Aldoko Bayu Swasono kepada wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin.
Ornamen sayap tersebut tersebut bakal memiliki warna hijau. Sayap tersebut ada di kedua kaki gapura. Di sebelah utara dan selatan. Tak hanya itu, sayap ini juga akan terlihat dari sisi timur maupun barat. “Jadi totalnya ada empat ornamen sayap nantinya. Sesuai dengan desain yang telah disepakati,” imbuh pria yang akrab disapa Bayu tersebut.
Selain sayap di kedua sisinya, masih ada beberapa ornamen pemanis lainnya pada gapura tersebut. Seperti halnya ornamen cakra dan tombak yang melambangkan Kota Angin dahulu kala. Tak ketinggalan, ada bentuk mahkota pada gapura tersebut.
Menurut Bayu, ornamen mahkota tersebut diadopsi dari Masjid Kanjeng Djimat yang ada di Berbek. Diambilnya simbol tersebut tak lain karena nilai sejarah yang begitu lekat bagi warga Nganjuk pada umumnya. Terutama, bagi masyarakat Berbek.
Di kedua kaki gapura nanti bakal dihiasi dengan tatanan batu bata merah. Sesuai dengan zaman kerajaan yang ada di kawasan Jawa Timur. “Kalau dicermati, nanti di gapura juga akan ada ornamen siluet bawang merah. Kami banyak mengadopsi kearifan lokal di Nganjuk,” sambungnya.
Tak hanya itu, Bayu mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan taman di sekitar gapura. Taman tersebut juga akan dilengkapi dengan beberapa tanaman dan bunga. Bahkan, pihaknya juga akan menyediakan beberapa tempat duduk untuk masyarakat yang ingin menikmati keindahan gapura tersebut. “Rencananya ada enam tempat duduk di sana. Tiga di sisi selatan, tiga lagi di utara. Nanti juga akan didukung dengan permainan lampu-lampu yang akan semakin mempercantik gapura ini,” tandas Bayu.
Sementara itu, Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan,gapura ini dibangun sebagai pintu masuk wisata di Kota Angin. Terutama, wisata yang berada di kawasan Selingkar Wilis. Oleh karena itu, gapura ini diberi nama gapura Selingkar Wilis. “Kami semua tahu kalau potensi wisata di Sawahan, Ngetos, dan Berbek sangat tinggi. Untuk itu kita berupaya terus menyiapkan berbagai infrastruktur pendukungnya,” tutur Marhaen saat memberikan sambutan di Balai Desa Kwagean, Kecamatan Loceret pada Selasa (22/11). Editor : Anwar Bahar Basalamah
#update nganjuk #gapura #nganjuk raya #kabar nganjuk terkini #nganjuk news #nganjuk hari ini #seputar beita nganjuk #nganjuk kekinian #seputar nganjuk raya #nganjuk terbaru #radar nganjuk #ngnjuk hitz #seputar berita update nganjuk #berita terbaru nganjuk #kabar nganjuk terbaru #gapura wilis