Selama delapan bulan perubahan arus lalin di Jalan Kartini, Tri mengaku mendapat banyak masukan dan keluhan masyarakat. Mereka meminta agar arus lalin di Jalan Kartini dikembalikan ke dua arah. Sehingga, dishub akhirnya melakukan kajian ulang perubahan arus lalin.
Setelah melakukan kajian ulang, akhirnya dishub memutuskan untuk mengembalikan arus lalin dari searah menjadi dua arah. “Semoga arus lalin di Jalan Kartini kembali dua arah bisa mengurangi kemacetan,” harap Tri.
Dengan arus lalin kembali dua arah, dishub memasang water barrier di Jalan perempatan Kantor Pos dengan ditempeli banner bertuliskan ‘Jl. Kartini 2 Arah Mulai 14 Nov 2022’. Dengan adanya water barrier tersebut menjadi pemisah antara sisi kiri dan kanan jalan untuk arus lalin dua arah. “Lebih enak arus lalin di Jalan Kartini Nganjuk itu dua arah,” ujar Ridwan, 39, warga Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk.
Ridwan mengaku, dia termasuk salah satu warga yang mengeluh saat arus lalin di Jalan Kartini diubah dari dua arah menjadi searah pada Maret lalu. Karena pengguna jalan kesulitan jika mau ke barat atau ke Jalan Jaksa Agung Suprapto dari Jalan Basuki Rahmat Nganjuk. Karena setelah lurus ke arah utara, warga tidak bisa langsung ke arah barat. Namun harus memutar ke arah timur. “Sempat nerobos jalan juga kalau lagi malas memutar,” ungkapnya.
Karena itu, setelah dishub memutuskan mengembalikan arus lalin di Jalan Kartini menjadi dua arah, Ridwan mengaku senang. Dia menganggap arus lalin di Jalan Kartini belum waktunya dijadikan searah. “Tidak macet kok. Jadi tidak usah diubah,” ujarnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah