Untuk pembangunan tugunya sendiri telah selesaia. Namun, pengerjaan marka jalan yang juga masuk dalam kontrak kerja antara pihak pelaksana proyek dengan Pemkab Nganjuk belum. Oleh karena itu, serah terima pembangunan tugu tersebut belum dapat dilaksanakan. “Nanti kalau sudah dikerjakan semua baru bisa serah terima,” ungkap Evi.
Namun begitu, menurutnya kekurangan pekerjaan tersebut tinggal menyisakan item minor saja. Dia yakin bahwa proyek ini bakal selesai sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan. Proyek itu masuk dalam kegiatan pembangunan dan pemeliharaan fasilitas umun (fasum). Fokusnya adalah pekerjaan penataan persimpangan. Proyek ini sendiri dikerjakan oleh CV Kanaya. Targetnya, akhir tahun sudah harus selesai.
Proyek ini tidak dilakukan dengan lelang. Melainkan dengan penunjukan langsung (PL). Karena nilai kontrak proyek ini kurang dari Rp 200 juta. Proyek penataan persimpangan ini memakan anggaran sebesar Rp 191,8 juta. Tujuan pembangunan tugu ini sama dengan Tugu Brambang. Yaitu, mendukung Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN). Editor : Anwar Bahar Basalamah