Setelah tiga hari, Sherly hanya bisa melihat terjebak di atas pohon. Kucing mulai lemas. Karena tidak makan dan minum. Dia hanya bisa meang-meong. Sang pemilik kucing juga tak kunjung datang menolongnya. Khawatir kucing akan mati, akhirnya Sherly melaporkan kejadian itu ke Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk kemarin.
Sekitar pukul 10.00 WIB, petugas damkarmat datang. “Kami segera evakuasi kucing dari pohon,” ujar Kepala Damkarmat Kabupaten Nganjuk Sujito kemarin.
Saat dievakuasi, kucing tersebut dalam kondisi lemas. Dia hanya bisa meang-meong. Karena selama tiga hari, kucing malang itu tidak makan dan minum. Kemudian, Sherly memberinya makan dan minum.
Meski demikian, Sherly tidak mengetahui, siapa pemilik kucing itu. Karena di tubuh kucing tidak ada tanda pengenal pemiliknya. Yang ada hanya kalung berwarna hitam melingkar di leher kucing.
Karena itu, damkarmat memutuskan untuk menitipkan kucing tersebut ke Sherly. “Jika ada warga yang merasa kehilangan kucing dengan ciri-ciri di atas bisa mengambil ke Sherly,” ujar Jito Damkar-panggilan akrab Sujito di damkarmat.
Meski begitu, Jito Damkar meminta warga tidak boleh hanya sekadar mengaku sebagai pemilik. Dia harus menunjukkan bukti pendukung tentang kepemilikan kucing itu. “Bisa foto sang kucing dengan dia atau bukti yang lain,” imbuhnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah