Agus mengendarai sepeda motor Yamaha Fazzio bernopol AE 6904 DQ melaju dari arah timur. Sayang, saat melintas di jalan Desa Karangtengah, sepeda motor yang dikendarai Eko terlalu ke kanan. Hingga melebihi marka jalan. Padahal, dari arah berlawanan ada bus Sugeng Rahayu bernopol W 7157 UP yang dikemudikan Candra Kirana, 36, warga Desa Kedungrembug, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.
Karena jarak terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan. ‘Bruaaaakkkkk...’. Eko dan Agus terpental beberapa meter ke aspal. Peristiwa itu langsung dilaporkan ke polisi. Beberapa menit kemudian, petugas datang dan langsung mengevakuasi korban. Sayang, saat petugas datang, Eko sudah meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan, Agus mengalami luka parah. Dia dilarikan ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Nganjuk. Sayang, nyawa Agus juga tidak bisa diselamatkan. Dia mengembuskan napas terakhir di rumah sakit.
Atas kejadian itu, polisi mengamankan sepeda motor korban dan bus. “Kendaraan kami amankan sebagai barang bukti,” ujar Supriyanto. Editor : Anwar Bahar Basalamah