Alasannya cukup sepele. Ada kepercayaan jika nomor 33 ditomboki dan keluar maka pejudi togel itu akan hidup sengsara. "33 itu kere," tandasnya.
Acuan nomor 33 adalah orang kere atau miskin itu ada di buku tafsir mimpi. Di buku tafsir mimpi untuk nomor 33 itu gambar pengemis. Yang berarti, orang miskin. Selain pengemis ada juga gambar laba-laba, sabun, gigi, tahu, uang, gulat, dan petruk. Namun, semuanya tidak digubris. Yang dipercaya 33 adalah pengemis atau orang miskin.
Karena itu, Ed tidak pernah kecewa jika nomor 33 yang keluar. Bahkan, semua pejudi togel juga merasakan yang sama. Mereka akan menganggap hal itu bukan persoalan. Padahal, uang ratusan ribu melayang dalam sehari itu.
Kepercayaan nomor 33 adalah angka sial itu yang membuat pria yang berjudi togel sejak adanya Sumbangan Dermawan Sosial Berhadiah (SDSB) itu tidak berani memilih nomor itu. "Mau kode alam atau mimpi. Pokok kalau 33, tidak usah," ujarnya.
Saat ini, Ed mengaku kesulitan untuk berjudi togel. Karena Indonesia sudah melarang SDSB pada 23 November 1993. Judi togel online di Singapura dan Hongkong juga semakin sulit diakses sejak adanya kasus Irjen Ferdy Sambo dan 303 Online. "Sekarang jadinya diam aja gak ada yang ditungguin di jam 18.00 WIB dan 23.00 WIB," pungkasnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah