Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo mengatakan, setiap tahunnya pameran temporer mengusung tema berbeda. Tahun ini, temanya ‘Jejak Sejarah Era Kolonial di Jawa Timur’. “Alhamdulillah banyak pengunjung yang datang. Kegiatan ini adalah untuk mengenang sejarah. Jangan sampai kita sebagai generasi muda melupakan sejarah,” ujar Gunawan.
Untuk diketahui, pameran temporer museum digelar sejak Jumat (5/8) dan berakhir Minggu (7/8). Yang membuka acara adalah Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Pembukaan ditandai dengan pengguntingan pita secara simbolis. Usai dibuka, Plt Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen itu juga menyempatkan melihat stan-stan yang memamerkan berbagai koleksi benda bersejarah pada perang kolonial lalu.
dikunjungi pelajar Kota Angin hingga pencinta sejarah di Indonesia. Stan-stan pameran pikat pengunjung. (Foto: Syahrul Andy)
Selain pameran temporer, disporabudpar juga menggelar berbagai kegiatan lain. Tujuannya mengenalkan museum kepada masyarakat maupun pelajar. Kegiatan tersebut antara lain adalah Museum Masuk Sekolah, Belajar Bersama di Museum dan Focus Group Discussion (FGF) koleksi museum.
Ada pula kegiatan kajian koleksi museum. Serta, seminar dengan tema museum. Semua kegiatan itu hasil kerja sama Disporabudpar Kabupaten Nganjuk dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).
Editor : Anwar Bahar Basalamah