Bagi Rizky, joging sore hari lebih enak daripada pagi hari. Karena tidak panas dan tidak mengganggu jadwal kuliahnya. “Kalau pagi kan kuliah. Jadi, jogingnya sore hari,” ungkapnya.
Sementara itu, Rendi Aji, siswa SMA asal Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk mengatakan, joging sore di Stadion Anjuk Ladang bersama teman itu asyik. Karena dia bisa berolahraga dan bermain bersama teman. “Daripada main games. Lebih baik joging,” ujarnya.
Agar nyaman joging, Rendi berharap, rumput di Stadion Anjuk Ladang dipotong rutin. Sehingga, tidak mengganggu. “Harus rutin dipotong,” ujarnya.
Bagi pencinta olahraga lari, Rendi mengatakan, dibukanya kembali Stadion Anjuk Ladang untuk umum setelah pandemi Covid-19 adalah anugerah. Karena warga bisa joging gratis. “Aman kalau joging di stadion itu. Tidak mungkin tertabrak kendaraan. Beda dengan joging di jalan raya,” ujarnya.
Sementara itu, dr Eddy Purwanto mengatakan, olahraga lari sangat dianjurkan untuk usia produktif. “Cocok untuk usia 17-45 tahun,” ujarnya.
Eddy menjelaskan, lari selama 30 menit saja memiliki banyak manfaat. Yaitu, membakar lemak, meningkatkan mood, kualitas hidup membaik dan memperbaiki kualitas tidur. “Cocok bagi orang sibuk dan aman dari cedera,” ungkapnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah