Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bansos per 19 Maret 2026: Kabar Gembira PKH BPNT Tahap 1 Hampir 100 Persen Penyalurannya, Cek Statusnya Sekarang!

Shinta Nurma Ababil • Kamis, 19 Maret 2026 | 04:37 WIB

warga-di-kota-kediri-lebih-suka-terima-bansos-berupa-uang-tunai
warga-di-kota-kediri-lebih-suka-terima-bansos-berupa-uang-tunai

JP Radar Kediri - Meski penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap 1 2026 hampir rampung, sebagian warga diketahui belum menerima bantuan reguler PKH dan BPNT itu.

Disamping itu, masyarakat diminta untuk rutin melakukan pengecekan secara berkala melalui aplikasi resmi Cek Bansos guna memastikan status penerimaan bantuan secara mandiri dan akurat.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial mulai menyalurkan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama tahun 2026 secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia.

Adapun penyalurannya di tiap daerah juga dipengaruhi kesiapan sistem bank penyalur, proses validasi data penerima, serta kondisi administratif di masing-masing daerah.

Hal inilah yang jadi penyebab adanya perbedaan waktu pencairan antar wilayah.

Bansos tahap 1 ini berlangsung dalam periode Januari - Maret 2026. Dalam rentang waktu tersebut, bantuan dapat masuk kapan saja sesuai jadwal distribusi daerah masing-masing.

Aplikasi Cek Bansos dapat diunduh melalui perangkat smartphone Android dan digunakan dengan memasukkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Selain memantau status bantuan, masyarakat juga diingatkan untuk memastikan data kependudukan tetap valid dalam sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Sebagai informasi, 3 juta penerima PKH dan BPNT Baru diambil dari peserta PKH murni yang sebelumnya belum pernah mendapatkan bantuan BPNT, hanya mendapatkan bantuan PKH.

Oleh karenanya, bansos PKH BPNT tahap kedua belum dicairkan karena alokasi triwulan kedua dilaksanakan pada periode April, Mei, dan Juni.

Hal tersebut terjadi karena proses pencairan membutuhkan waktu untuk Surat Perintah Membayar (SPM) hingga Standing Instruction (SI).

Kanal Pendamping PKH mengecek riwayat bansos KPM yang menerima BPNT di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG).

Sebaliknya, KPM yang mendapatkan BPNT di tahun-tahun sebelumnya, masuk menjadi peserta PKH atau terverifikasi sebagai penerima PKH tambahan.

Adapun penerima BLTS Kesra yang menjadi calon KPM Baru bansos PKH dan BPNT sedang proses buka rekening kolektif (burekol).

Namun, ada kemungkinan KPM di sejumlah wilayah sudah berhasil cek rekening dan dipastikan akan cair pada April 2026.

Ada kemungkinan besar, pencairan bansos tahap satu akan digabung dengan tahap kedua periode April, Mei, Juni 2026.

KPM yang telah melakukan aktivasi rekening pada periode sebelumnya diimbau untuk segera melakukan pengecekan saldo secara mandiri.

Guna meminimalisir kendala sinkronisasi data di masa mendatang, Kementerian Sosial menekankan pentingnya akurasi data yang berbasis pada keterlibatan publik.

“Saya mengajak semua pihak untuk terlibat dalam proses pemutakhiran data yang terus kita lakukan melalui jalur formal maupun partisipasi,” ujar Menteri Sosial, mengutip dari instagram @kemensosri.

Tahapan saldo Bansos Cair di laman SIKS-NG:

-Berhasil cek rekening dan lakukan divalidasi.

-SPM (Surat Perintah Membayar) sudah diterbitkan oleh Kemensos.

-Data penerima sudah dikirim ke bank penyalur,SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana)

Editor : Shinta Nurma Ababil
#pkh #bansos tahap 1 2026 #bansos ramadan #Bansos Lebaran #bpnt #Bansos PKH BPNT 2026 #bansos 2026 #Bansos cair #bansos