Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Lautan Bercahaya! Fenomena Bioluminescence yang Mengubah Pantai Menjadi Negeri Dongeng

Internship Radar Kediri • Rabu, 11 Februari 2026 | 02:00 WIB

Bioluminescent Waves
Bioluminescent Waves

JP Radar Kediri– Gelombang laut yang tampak bercahaya biru di malam hari seringkali dianggap sebagai pemandangan ajaib yang hanya ada di film atau foto perjalanan. Namun, fenomena ini bukan sekedar mitos. Peristiwa ini dikenal sebagai gelombang bioluminescent, yaitu sebuah efek alami yang terjadi ketika organisme laut mikroskopis memancarkan cahaya saat terganggu oleh gelombang udara atau arus laut.

Dilaporkan dari National Geographic, cahaya alami tersebut dihasilkan oleh plankton laut jenis dinoflagellata yang memancarkan sinar biru kehijauan saat udara laut bergerak. Reaksi kimia dalam tubuh plankton melibatkan senyawa luciferin dan enzim bernama luciferase, sehingga cahaya terlihat bersinar di permukaan udara, terutama dalam kondisi gelap.

Baca Juga: Viral Tanggul Beton di Laut Cilincing Sepanjang 3 Km, Dinas SDA DKI Sebut Tak Keluarkan Izin!

Bioluminesensi pada organisme laut bukan sekadar efek visual. Cahaya yang muncul secara tiba-tiba berfungsi sebagai mekanisme pertahanan diri. Kilatan cahaya ini dapat mengejutkan predator kecil atau menarik perhatian pemangsa yang lebih besar, sehingga ancaman terhadap organisme tersebut dapat dialihkan.

Fenomena gelombang bioluminescent biasanya muncul di perairan tropis dan subtropis yang hangat, kaya nutrisi, dan relatif tenang, terutama pada malam hari tanpa cahaya bulan yang kuat. Beberapa lokasi di dunia yang dikenal sering mengalami peristiwa ini, seperti Mosquito Bay di Puerto Rico, Vaadhoo Island di Maladewa, Jervis Bay di Australia, serta sejumlah pantai di California, Amerika Serikat.

Baca Juga: Mengenal Kuliner Rujak Kuah Pindang Bali: Harmoni Cita Rasa Laut dan Kesegaran Buah dalam Sajian Tradisional

Di Indonesia, fenomena laut bercahaya juga pernah dilaporkan secara lokal, salah satunya di Pantai Labuhan Jukung, Pesisir Barat, Lampung. Pada waktu tertentu, udara laut di kawasan tersebut tampak berpendar biru saat ombak menyapu garis pantai. Peristiwa ini muncul ketika populasi batuan meningkat di perairan setempat dan berlangsung dalam jangka waktu terbatas.

Kemunculan gelombang bioluminescent tidak bisa hilang dari kondisi ekologis laut. Dalam kondisi seimbang, fenomena ini merupakan bagian dari proses alami perairan. Namun, kemunculan populasi tertentu juga dapat menjadi penanda adanya perubahan kondisi lingkungan laut.

Penulis adalah Arlintang Sekar Phambayun, Mahasiswa Universitas Negeri Malang. Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#indonesia #laut #ekosistem laut #biota laut #pantai #fakta unik #ombak #Plankton #fenomena alam #wisata alam