Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Perbedaan Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia: Sejarah, Tujuan, dan Maknanya bagi Pendidikan

Jauhar Yohanis • Selasa, 25 November 2025 | 14:51 WIB

Photo
Photo

JP Radar Kediri - Indonesia memperingati dua momentum penting yang sama-sama ditujukan untuk menghormati peran guru, yaitu Hari Guru Nasional (HGN) pada 25 November dan Hari Guru Sedunia (World Teachers’ Day) pada 5 Oktober. Meskipun keduanya sama-sama menjadi momen penghargaan terhadap profesi guru, keduanya memiliki sejarah, tujuan, serta konteks peringatan yang berbeda.

Berikut penjelasan lengkap mengenai perbedaan keduanya.

1. Penetapan Hari Guru Nasional: Menghormati Lahirnya PGRI

Hari Guru Nasional diperingati setiap 25 November, bertepatan dengan hari lahir Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Tanggal ini resmi ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78 Tahun 1994.

Penetapan ini bukan sekadar formalitas, tetapi memiliki akar sejarah panjang dalam perjuangan organisasi guru Indonesia sejak era kolonial.

Akar Sejarah HGN

Hari Guru Nasional menetapkan 25 November sebagai momen penghormatan atas lahirnya PGRI dan kontribusi guru dalam membangun bangsa sejak masa awal kemerdekaan.

2. Hari Guru Sedunia: Inisiatif Global UNESCO

Berbeda dengan HGN yang bernuansa nasional, Hari Guru Sedunia diperingati setiap 5 Oktober sejak tahun 1994. Peringatan ini ditetapkan oleh UNESCO dan Education International (EI) untuk menghormati komitmen dan peran guru di seluruh dunia.

Tujuan Hari Guru Sedunia

Lebih dari 100 negara memperingati Hari Guru Sedunia, menjadikannya momen global untuk mengangkat isu pendidikan, kesejahteraan tenaga pendidik, dan tantangan dunia pendidikan.

3. Perbedaan Utama antara HGN dan Hari Guru Sedunia

a. Asal Penetapan

b. Makna Perayaan

c. Fokus Isu

d. Penyelenggara dan Wewenang

4. Tema dan Kegiatan

Setiap tahun, kedua peringatan ini mengangkat tema berbeda.

HGN 2025

Tema yang ditetapkan Kemendikdasmen adalah “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, dengan rangkaian kegiatan seperti:

Hari Guru Sedunia

Biasanya mengangkat tema seputar:

UNESCO dan Education International juga melakukan kampanye kesadaran publik secara global.

5. Makna bagi Dunia Pendidikan

Meski berbeda, kedua peringatan ini memiliki tujuan yang sama: mengapresiasi dedikasi guru dan memastikan kualitas pendidikan terus membaik.

Pada akhirnya, baik HGN maupun Hari Guru Sedunia adalah pengingat bahwa guru adalah ujung tombak kemajuan peradaban, dan perhatian kepada mereka tidak boleh berhenti pada satu hari peringatan saja—namun harus diwujudkan dalam kebijakan dan aksi sepanjang tahun. (*)

Baca Juga: Hari Guru 25 November. Ini 15 Ucapan Selamat yang Bisa Disampaikan

Editor : Jauhar Yohanis
#hari guru 2025 #penetapan